Kapal Pengangkut Leopard 'Keluar Kandang' Kirim 88 Ton Bantuan ke Aceh-Sumatera

Kapal ADRI XCII-BM berlayar angkut bantuan kemanusiaan bencana Aceh-Sumatera
Kapal ADRI XCII-BM berlayar angkut bantuan kemanusiaan bencana Aceh-Sumatera

 TNI Angkatan Darat kembali mengerahkan dukungan logistik berskala besar untuk membantu percepatan penanganan bencana di Sumatera. Kapal ADRI XCII-BM diberangkatkan dari Dermaga Satangair Pusbekangad, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa, 2 Desember 2025.

Kapal yang biasa digunakan untuk mengangkut alutsista dan perlengkapan dukungan operasi TNI AD itu membawa ribuan koli bantuan untuk korban terdampak banjir dan longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Pelepasan keberangkatan dipimpin Asisten Operasi (Asops) Kasad Mayjen TNI Aminton Manurung bersama Komandan Satangair Pusbekangad Kolonel Cba Putra Bungsu Usman Tanjung. Pengiriman ini merupakan respons cepat atas bencana hidrometeorologi yang menyebabkan kerusakan infrastruktur dan memutus akses ke sejumlah daerah dalam beberapa pekan terakhir.

Kapal ADRI XCII-BM berlayar angkut bantuan kemanusiaan bencana Aceh-Sumatera

Sebelumnya, pada Senin, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjutak, telah meninjau langsung kesiapan kapal serta proses pemuatan seluruh logistik bantuan. Pada keberangkatan kali ini, volume bantuan ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat di wilayah yang masih sulit dijangkau.

ADRI XCII-BM mengangkut 8.690 koli logistik dengan total berat 88.457 kilogram. Bantuan mencakup makanan siap saji, mie instan, air mineral, beras, perlengkapan mandi dan sanitasi, selimut, kantong jenazah, pakaian dewasa dan anak-anak, perlengkapan bayi, kendaraan roda empat, hingga perangkat komunikasi.

Logistik tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan warga di pengungsian maupun masyarakat yang masih terisolasi. Selain itu, TNI AD menurunkan personel pendamping guna memastikan distribusi di lapangan berjalan tertib, cepat, dan tepat sasaran.

Pengiriman ini menjadi tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar percepatan pemulihan daerah terdampak dilakukan secara terkoordinasi lintas lembaga. TNI AD terus bersinergi dengan pemerintah daerah, BNPB, dan unsur TNI-Polri dalam penanganan darurat hingga pemulihan pascabencana.

Dengan berlayarnya ADRI XCII-BM, TNI AD berharap bantuan dapat segera menjangkau masyarakat di wilayah terpencil, serta mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi di daerah terdampak bencana di Sumatera.

Kapal ADRI XCII-BM berlayar angkut bantuan kemanusiaan bencana Aceh-Sumatera

Kapal ADRI XCII-BM berlayar angkut bantuan kemanusiaan bencana Aceh-Sumatera

Spesifikasi Kapal TNI AD

Kapal ADRI XCII-BM merupakan kapal jenis Landing Ship Tank (LST) berukuran 1500 Dead Weight Tonnage (DWT) mampu mengangkut delapan unit tank Leopard dan satu Batalyon Pasukan. Kapal juga dilengkapi dengan fasilitas yang mumpuni untuk mendukung kegiatan operasi TNI Angkatan Darat.

Kapal tersebut memiliki panjang 65 meter, lebar 14 meter, tinggi 4.6 meter. Dengan dimensi yang proporsional, kapal mampu sandar di dermaga yang sempit serta beaching di pantai.

Kapal ini dapat digunakan untuk membantu pergeseran pasukan dan logistik, pelayanan darurat medis dan dapat digunakan dalam operasi penanggulangan bencana.

ADRI XCII mampu membawa heli dan dapat membawa berbagai kendaraan angkut pasukan dan alat berat seperti escavator, ambulance dan genset.