Masa Depan Ivar Jenner di UtrechtMenggantung, Persija Siap Sambut Sang Pemain ‘Pulang Kampung’

Gelandang Timnas Indonesia, Ivar Jenner
Gelandang Timnas Indonesia, Ivar Jenner

 Masa depan Ivar Jenner mulai memasuki fase krusial. Gelandang muda keturunan Belanda–Indonesia itu memastikan tak akan memperpanjang kontraknya bersama FC Utrecht yang berakhir pada Juni 2026. Keputusan tersebut langsung memicu spekulasi besar: Ivar pulang ke Indonesia dan merapat ke Persija Jakarta?

Performa Ivar yang tak lagi mendapat tempat di Jong FC Utrecht membuat peluangnya kembali mentok untuk menembus tim utama. Situasi itu membuat opsi hijrah ke Indonesia semakin realistis, terlebih Persija tengah berburu tambahan tenaga di lini tengah.

Musim lalu, Ivar sempat jadi andalan Jong Utrecht. Namun musim ini kondisinya berbalik, menit bermainnya anjlok drastis. Dari 13 laga yang dijalani Jong Utrecht, ia hanya empat kali turun sebagai starter. Kesempatan yang minim ini membuat Ivar mempertimbangkan jalan baru dalam kariernya.

Persija ternyata sudah lama mengamati situasi sang gelandang. Macan Kemayoran pun terbuka jika sang pelatih, Mauricio Souza, menganggap Ivar sebagai bagian dari kebutuhan skuad.

“Balik lagi, untuk penguatan skuad, (keputusan) bukan di saya kalau memang pelatih perlu (Ivar), ya kenapa enggak. Kita selalu terbuka sejauh masih on track anggaran finansial,” ujar Prapanca.

Ivar sendiri sudah blak-blakan soal kondisinya di Utrecht. “Situasi saya di klub sedikit berbeda Ini musim terakhir saya di klub. Saya masih berada di klub kedua. Sehingga saya tidak memperpanjang kontrak,” kata Ivar setelah laga uji coba kontra Mali U-22 di Pakansari.

Jika benar bergabung, Ivar berpotensi menjadi diaspora keenam Persija setelah Thom Haye, Eliano Reijnders, Rafael Struick, Jordi Amat, dan Jens Raven.

Persija saat ini masih nyaman di papan atas klasemen BRI Super League 2025/2026 dengan 26 poin dan akan menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan ke-14.

Di level nasional, pelatih Timnas U-22, Indra Sjafri, terang-terangan mengatakan bahwa Ivar sangat dibutuhkan di SEA Games 2025 bulan depan. Dua penampilan apik Ivar saat uji coba melawan Mali U-22 menjadi alasannya.

“Yang jelas dua game plan berbeda, Ivar melakoni dengan baik. Saya pikir kita butuh dia,” ucap Indra.

SEA Games bukan agenda resmi FIFA, sehingga FC Utrecht berhak menolak melepas pemain. Karena itu, Indra berharap PSSI bisa membuka komunikasi intens.

“Doakan saja PSSI bisa melakukan pembicaraan yang baik supaya nanti Ivar bisa bermain di SEA Games 2025,” lanjutnya.

Ivar sendiri mengakui merasa nyaman dipimpin Indra. “Saya tidak merasa tekanan karena coach sangat baik, dia mengharapkan kerja keras, kepemimpinan dan saya bisa membantu orang lain,” ujarnya.