Akira Higashiyama: Timnas Putri Siap Balas Dendam Lawan Taiwan
Pelatih timnas putri Indonesia, Akira Higashiyama, menekankan bahwa pertandingan melawan Taiwan akan menjadi kesempatan untuk membalas kekalahan sebelumnya.
Akira Higashiyama menganggap pertemuan ini sebagai ajang untuk membuktikan diri setelah hasil negatif di pertemuan terakhir.
Timnas putri Indonesia dijadwalkan bertanding melawan Taiwan di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada Sabtu (29/11/2025).
Sebelumnya, Garuda Pertiwi berhasil meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Nepal.
Menjelang pertandingan ini, timnas putri Indonesia memiliki misi untuk membalas dendam.
Pada pertemuan terakhir melawan Taiwan, timnas putri Indonesia mengalami kekalahan 1-2 dalam Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026 pada bulan Juli lalu.
Ketika itu, skuad Garuda Pertiwi masih dilatih oleh Satoru Mochizuki.
Misi Balas Dendam
Para pemain Timnas Putri Indonesia Aulia Al Mabruroh (kiri) merayakan gol yang dicetaknya bersama Reva Oktaviani (tengah) dan Marsela Yuliani Awi (kanan) saat menghadapi Timnas Putri Nepal pada laga International Women's Friendly Match di Stadion Maguwoharjo, Sleman, D.I Yogyakarta, Rabu (26/11/2025). Timnas Putri Indonesia menang atas Nepal dengan skor 2:1. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/bar
Sekarang, di bawah kepemimpinan Akira Higashiyama, mereka bertekad untuk menuntaskan misi balas dendam.
"Lawan Taiwan saya masih tidak tahu bagaimana mereka bermain," ungkap Akira.
"Tapi di pertemuan sebelumnya di Kualifikasi Piala Asia Wanita kita kalah 1-2. Dan sekarang waktunya kita balas dendam."
Dalam pertandingan melawan Nepal, Akira memilih untuk menurunkan sebagian besar pemain muda dan tidak menyertakan beberapa pemain diaspora.
Beberapa pemain diaspora yang tidak diturunkan di laga melawan Nepal antara lain Iris de Rouw, Claudia Scheunemann, Isabelle Nottet, Isabel Kopp, Isa Warps, dan Felicia de Zeeuw.
Kans Pemain Diaspora Merumput
Untuk pertandingan melawan Taiwan, Akira membuka kemungkinan untuk memainkan pemain-pemain diaspora tersebut.
"Mari kita berbicara dengan pemain yang ada (yang bermain di laga melawan Nepal)," kata Akira.
"Untuk pemain diaspora mungkin kita akan mainkan di pertandingan selanjutnya (lawan Taiwan)."
Akira Higashiyama juga menyatakan rasa syukurnya setelah membawa timnas putri Indonesia meraih kemenangan atas Nepal, dengan mengatakan, "Tidak ada kata-kata yang saya ingin katakan, hanya Alhamdulillah."
Dia menekankan pentingnya persiapan untuk pertandingan berikutnya melawan Taiwan.
"Nepal bagi saya bermain cukup bertahan, tapi di momen-momen akhir kita bisa menahan bola untuk menjadi gol," ujar Akira.
"Di momen ini kita cukup improve. Tapi sekarang kita menang lawan Nepal jadi itu membuat kita lebih percaya diri," tambahnya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang