Heboh! Petugas KAI Dipecat Gegara Tumbler Penumpang Hilang: Demi Allah, Bukan Saya yang Ambil!
Sebuah insiden yang awalnya tampak sepele berubah menjadi polemik besar hingga berujung pemecatan seorang petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI). Seorang petugas pelayanan bernama Argi, yang baru tiga bulan bekerja, resmi diberhentikan setelah kasus hilangnya sebuah tumbler milik penumpang viral di media sosial.
Ilustrasi KRL Commuterline
Kronologi
Peristiwa tersebut bermula pada Selasa malam, 18 November 2025, ketika seorang penumpang bernama Anita menyadari tasnya tertinggal di dalam rangkaian Commuter Line setibanya di Stasiun Rawa Buntu sekitar pukul 19.40 WIB. Ia segera melapor kepada petugas keamanan di stasiun. Tak lama kemudian, tas itu dilaporkan telah ditemukan dan diamankan di Stasiun Rangkasbitung, titik akhir perjalanan kereta tersebut.
Keesokan harinya, Anita bersama suaminya mendatangi stasiun tersebut untuk mengambil tas. Mereka bahkan diperbolehkan mengecek langsung hingga ke ruangan Walka.
Namun, setelah diperiksa, tumbler kesayangannya yang diperkirakan seharga Rp300 ribuan tidak ditemukan. Merasa kecewa, Anita kemudian membagikan pengalamannya di platform Threads. Unggahannya cepat menyebar dan menjadi perbincangan hangat warganet.
Di tengah ramainya isu yang beredar, Argi petugas yang menerima tas tersebut saat serah terima memberikan klarifikasi. Ia mengaku menerima tas dari petugas keamanan tanpa memeriksa isi karena kondisi stasiun saat itu sangat padat.
“Demi Allah, bukan saya yang ambil,” ujar Argi dikutip VIVA dari Instagram @faka.indo Kamis, 27 November 2025.
Meski membantah mengambil tumbler tersebut, Argi tetap menunjukkan itikad baik. Ia menyatakan bersedia mengganti barang yang hilang itu dan bahkan mengirimkan bukti berupa tangkapan layar pemesanan tumbler melalui Shopee kepada pihak penumpang sebagai bentuk tanggung jawab pribadi.
Namun, perkembangan kasus yang semakin viral ternyata berdampak besar pada nasib Argi. Pada Selasa, 25 November 2025, ia mengumumkan melalui unggahan pribadi bahwa dirinya resmi diberhentikan dari PT KAI.
Pemecatan ini memicu reaksi beragam dari publik. Sebagian warganet menyayangkan keputusan tersebut dan menilai hukuman yang diberikan terlalu berat mengingat nilai barang yang hilang serta kesediaan Argi untuk mengganti. Di sisi lain, ada pula yang menyoroti pentingnya standar prosedur dan kepercayaan dalam layanan publik.
Viral Petugas KAI Dipecat Gegara Tumbler Penumpang Hilang
Hingga kini, belum ada keterangan lanjutan dari pihak PT KAI mengenai detail keputusan pemecatan tersebut. Sementara kasus kehilangan tumbler ini terus menjadi topik hangat di media sosial, memicu diskusi tentang profesionalitas layanan, transparansi, dan perlakuan terhadap petugas lapangan dalam situasi serupa.