Steam Resmi Ban Game Horor “Horses”, Ternyata Ini Alasannya!

Steam Resmi Ban Game Horor “Horses”
Steam Resmi Ban Game Horor “Horses”

 Steam menolak rilis Horses, game horor indie yang kontroversial, meski sudah selesai dikembangkan. Game ini mengusung tema horor yang unik, di mana manusia dijadikan “kuda” dalam ritual misterius. Meski dilarang di Steam, developer berencana merilisnya di platform lain seperti Epic Games Store dan GOG.

Larangan Steam Terhadap Horses

Ilustrasi horor.

Steam, salah satu platform distribusi game PC terbesar di dunia, baru-baru ini memutuskan untuk tidak menyetujui rilis Horses. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak karena game ini sudah selesai dikembangkan dan melewati peninjauan di beberapa platform lain. Pihak Steam tidak memberikan penjelasan rinci mengenai alasan penolakan, sehingga developer dan penggemar hanya bisa berspekulasi.

Keputusan ini tentu menimbulkan dampak finansial bagi studio indie pembuatnya, karena kehilangan akses ke salah satu pasar terbesar untuk game PC. Padahal, Steam biasanya menjadi saluran utama bagi game indie untuk dikenal secara luas.

Sekilas Tentang Game Horses

Horses adalah game horor dengan durasi pendek, sekitar 3 jam, namun menghadirkan pengalaman intens yang mendalam. Game ini berlatar di sebuah peternakan yang tampak biasa pada awalnya. Pemain kemudian akan menemukan sisi gelap di balik kehidupan peternakan tersebut, termasuk misteri manusia yang dijadikan “kuda” dalam ritual mengerikan.

Pemain harus memilih: tetap menjalani rutinitas peternakan normal atau menyelidiki misteri horor yang tersembunyi. Developer menekankan bahwa pengalaman horor dalam game ini akan terasa unik dan mengganggu, berbeda dari game horor pada umumnya.

Rencana Rilis Alternatif

Steam Resmi Ban Game Horor “Horses”

Steam Resmi Ban Game Horor “Horses”

Meski dilarang di Steam, developer Horses tetap berencana merilis gamenya di platform lain. Epic Games Store dan GOG menjadi target utama, sehingga gamer PC tetap bisa mengakses game ini. Tanggal rilis resmi sudah ditetapkan, dan developer berharap komunitas gamer horor indie tetap mendukung karya mereka.

Kasus Horses menyoroti bagaimana kebijakan platform besar seperti Steam bisa memengaruhi distribusi game indie. Walau kontroversial, game ini tetap punya potensi untuk menarik perhatian penggemar horor yang ingin mencoba pengalaman berbeda. Dengan alternatif rilis di platform lain, Horses diyakini tetap bisa menemukan audiensnya.