Komentar Luciano Spalletti Usai Bawa Juventus Comeback Lawan Bodo/Glimt
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengungkapkan komentarnya usai mengalahkan Bodo/Glimt pada Liga Champions (UEFA Champions League) 2025-2026, Rabu (26/11/2025) dini hari WIB.
Pertandingan pekan kelima Liga Champions 2025-2026 antara Bodo/Glimt vs Juventus berlangsung di Stadion Aspmyra.
Duel Bodo/Glimt vs Juventus berlangsung sengit sejak awal dan berakhir dengan skor tipis, 2-3, untuk kemenangan tim tamu.
Juventus tertinggal lebih dahulu pada menit ke-7, setelah Ole Didrik Blomberg memanfaatkan umpan dari Kasper Hogh.
Namun, Juventus mampu membalikkan keadaan melalui gol yang dicetak oleh Lois Openda (48') dan Weston McKennie (59').
Juventus kembali tertinggal oleh Bodo/Glimt usai Sondre Brunstad Fet di menit ke-87, sebelum akhirnya menentukan kemenangan melalui gol Jonathan David (90+1').
Tambahan tiga poin membuat Juventus naik ke peringkat 21 klasemen sementara Liga Champions 2025-2026 dengan enam poin.
Sementara itu, Bodo/Glimt harus puas tertahan di posisi 31 setelah baru mengumpulkan dua poin dari lima laga.
Luciano Spalletti mengakui kemenangan ini membawa kelegaan bagi timnya yang sempat berada dalam tekanan di Liga Champions 2025-2026.
Spalletti Akui Skuadnya Lebih Santai
Menurut Luciano Spalletti, para pemain kini tampil lebih rileks setelah berhasil meraih kemenangan penting di Norwegia.
Ia menilai tekanan yang harus dipikul Juventus di panggung Eropa membuat situasi tim sebelumnya cukup berat.
“Tim bermain terbuka dan menyerang, yang sempat menyulitkan, karena Bodo/Glimt bermain dengan umpan-umpan yang sangat impresif dan kecepatan berpikir di lapangan ini, yang cukup mengintimidasi kami jika melihat pertandingan kandang mereka sebelumnya,” katanya kepada Sky Sports Italia.
Mantan pelatih kepala timnas Italia, Luciano Spalletti, bereaksi pada laga leg pertama perempat final Nations League antara Italia dan Jerman di Stadion San Siro, Milan, pada 20 Maret 2025. Luciano Spalletti ditunjuk sebagai pelatih Juventus setelah pemecatan Igor Tudor, demikian diumumkan klub Serie A tersebut pada 30 Oktober 2025. Spalletti menandatangani kontrak hingga akhir musim yang kabarnya akan diperpanjang jika Juve lolos ke Liga Champions musim depan.
Pelatih asal Italia itu juga menilai Juventus seharusnya bisa memanfaatkan sejumlah peluang mudah di babak pertama.
Namun, perubahan taktik dan masuknya Kenan Yildiz membuat permainan Bianconeri lebih hidup.
“Kami tidak memanfaatkan beberapa situasi yang cukup mudah di babak pertama, lalu setelah jeda mereka menggandakan keunggulan dan menekan dengan keras," lanjut Lucialo Spaletti.
"Ini kemenangan penting, kemenangan yang pantas didapatkan para pemain, dan kami mendedikasikannya untuk diri kami sendiri dan para penggemar yang datang untuk menyaksikan kami di sini.”
Pergantian Pemain Jadi Kunci
Sejumlah keputusan Luciano Spalletti dalam memilih daftar susunan pemain inti Juventus sempat dipertanyakan.
Kendati demikian, para pemain pengganti seperti Kenan Yildiz dan Jonathan David terbukti menjadi pembeda.
“Ini bukan tentang pilihan, ini juga tentang memastikan seluruh skuad berkembang," tegas Spalletti.
"Saya senang malam ini karena di ruang ganti saya melihat wajah-wajah bahagia, atau setidaknya lebih rileks, karena para pemain juga manusia dan mereka menderita ketika keadaan tidak berjalan baik."
"Ini tidak seperti mereka yang mengatakan mereka bersikap acuh tak acuh," tambahnya.
Spalletti menambahkan bahwa pengalamannya membuat ia mampu tetap tenang dalam situasi sulit.
“Saya memiliki pengalaman yang memungkinkan saya mengembangkan kapalan, sehingga saya dapat menangani sebagian besar hal,” tutup Luciano Spalletti.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih. Berikan apresiasi sekarang