Pacu Industri hingga Manufaktur, CEO Solid Corp Raih Anugerah Penggerak Nusantara 2025

CEO Solid Corp, George Santos (kanan)
CEO Solid Corp, George Santos (kanan)

Perhelatan Anugerah Penggerak Nusantara (APN) 2025 menganugerahkan penghargaan "Anugerah Penggerak Sektor Industri dan Manufaktur", kepada Chief Executive Officer (CEO) Solid Corp, George Santos.

Sebagai pemimpin bisnis lintas sektor, George melalui Solid Holding telah berhasil mengembangkan usaha di bidang pertambangan, pelayaran, shipyard, investasi, pembangkit listrik, hingga hilirisasi alumina.

"Terima kasih kepada iNews atas penghargaan ini. Ini akan memberikan semangat tambahan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju," kata George dalam keterangannya, Jumat, 21 November 2025.

Ilustrasi industri manufaktur.

George membangun Solid Holding dari awal hingga melahirkan sejumlah anak perusahaan yang beroperasi di sektor-sektor strategis. Di bawah kepemimpinannya, grup ini aktif di pasar domestik dan internasional.

"Bagi saya, bisnis bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga tentang bagaimana menciptakan dampak jangka panjang,” ujarnya.

Dia pun memperkenalkan lima nilai utama sebagai dasar operasional Solid Holding. Kelimanya yakni Safety, Open-mindedness, Loyalty, Integrity, dan Discipline. Menurut George, prinsip tersebut menjadi panduan nyata dalam setiap kegiatan bisnis.

Salah satu proyek penting yang dikelola adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, di Kabupaten Bintan. Sejak beroperasi pada akhir 2018, kawasan ini menyerap lebih dari 10.000 tenaga kerja, dimana sebagian besarnya berasal dari masyarakat lokal.

"Pertumbuhan bisnis harus sejalan dengan kesejahteraan masyarakat sekitar,” kata George.

Dia juga mengaku setiap pencapaian yang diraihnya saat ini tidak datang secara instan. Karenanya, George menegaskan bahwa keberhasilan tak semata diukur dari sisi finansial, tapi juga dari kualitas lingkungan kerja.

Menurutnya, kesuksesan adalah ketika sebuah proyek mampu melahirkan sumber daya manusia (SDM) unggulan baru dan memastikan semua orang mendapat kesempatan yang sama.

“Lingkungan kerja yang sehat menghasilkan bibit-bibit SDM unggulan baru. Semua orang harus punya kesempatan yang sama,” ujarnya.