Kronologi Neymar Kontak Fisik dengan Putra Robinho, Apa Penyebabnya?

Neymar, Robinho, Deportivo Recoleta, Copa Sudamericana, Robinho Jr, Santos, Santos FC, Robson de Souza Jr, Kronologi Neymar Kontak Fisik dengan Putra Robinho, Apa Penyebabnya?

Bintang sepak bola Brasil, Neymar, baru-baru ini menjadi pusat perhatian publik setelah terlibat dalam sebuah insiden fisik dengan rekan setimnya di Santos, Robson de Souza Jr.

Neymar dilaporkan menampar putra dari mantan penyerang ternama Robinho tersebut saat sesi latihan tim berlangsung dengan tensi tinggi.

Insiden yang melibatkan Neymar ini terjadi di Centro de Treinamento Rei Pele dan sempat memicu kegaduhan di media setempat.

Meski demikian, suasana mulai mereda setelah kedua pemain terlihat berpelukan usai laga imbang 1-1 melawan Deportivo Recoleta dalam ajang Copa Sudamericana pada Selasa (5/5/2026) waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.

Berdasarkan laporan yang dihimpun, perselisihan fisik ini bermula pada sesi latihan hari Minggu.

Robinho Jr, pemain muda berusia 18 tahun yang telah tampil sebanyak 22 kali untuk Santos, berhasil menggiring bola melewati sang penyerang veteran. Hal

ini memicu konfrontasi panas yang berakhir pada tindakan fisik.

Pihak klub sendiri langsung mengambil langkah tegas dengan memulai investigasi internal.

"Santos FC menginformasikan bahwa berdasarkan keputusan kepresidenan, proses penyelidikan internal telah dimulai segera setelah kejadian untuk menganalisis insiden yang melibatkan atlet Neymar Jr dan Robson de Souza Jr selama latihan Minggu lalu di CT Rei Pele," tulis pernyataan resmi klub.

"Departemen hukum klub bertanggung jawab untuk melakukan penyelidikan," lanjut pernyataan tersebut.

Pengakuan dan Permintaan Maaf Terbuka

Setelah merayakan golnya di gawang Deportivo Recoleta, sang bintang mengakui bahwa dirinya telah kehilangan kendali diri.

Ia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada pihak keluarga dan para penggemar atas tindakannya yang dinilai melampaui batas.

Neymar, Robinho, Deportivo Recoleta, Copa Sudamericana, Robinho Jr, Santos, Santos FC, Robson de Souza Jr, Kronologi Neymar Kontak Fisik dengan Putra Robinho, Apa Penyebabnya?

Penyerang Santos #10 Neymar menyapa penonton saat ia meninggalkan lapangan dalam pertandingan sepak bola Campeonato Paulista A1 antara Corinthians vs Santos di Arena Corinthians di Sao Paulo pada 12 Februari 2025. NELSON ALMEIDA / AFP

"Jika mereka (rombongan Robinho Jr) menginginkan permintaan maaf publik kepada pers, ini dia. Saya sudah meminta maaf kepadanya dan keluarganya," jelas Neymar.

"Ya, saya kehilangan kendali. Setiap orang membuat kesalahan, itu kesalahan saya, kesalahannya, saya membuat kesalahan yang lebih besar. Tapi saya sudah meminta maaf, saya pikir masalah itu sudah terselesaikan di antara kami di ruang ganti."

"Kami bertemu lagi pada hari Senin, saya meminta maaf di depan seluruh grup, dia juga meminta maaf."

"Kami pikir masalahnya sudah terselesaikan, tetapi terkadang orang mencoba ikut campur dan membesar-besarkan masalah," ujar penyerang bernomor punggung 10 tersebut.

Ia juga menambahkan detail mengenai perasaannya terhadap juniornya tersebut.

"Ini seharusnya diselesaikan di antara kami, itu adalah kesalahpahaman dalam latihan, dan saya akhirnya bereaksi berlebihan, " tegas Neymar.

"Tetapi segera setelah itu terjadi, permintaan maaf disampaikan, kami berbicara di ruang ganti, baik Robinho Jr. maupun saya. Dia adalah anak yang sangat saya sayangi."

"Hal ini terjadi dalam sepak bola, Anda bertengkar dengan saudara Anda, teman Anda, saya telah berdebat dengan beberapa teman saya di sepak bola."

Respon Robinho Jr terhadap Insiden

Di sisi lain, Robinho Jr mengonfirmasi adanya kontak fisik tersebut namun menegaskan bahwa ia telah memberikan maaf.

Pemuda berusia 18 tahun ini mengakui bahwa sang senior tetap merupakan sosok yang ia kagumi sejak kecil, sehingga ia tidak ingin memperpanjang masalah ini lebih jauh.

"Itulah yang terjadi (ditampar di wajah), tetapi, seperti yang saya katakan, dia langsung meminta maaf," kata Robson de Souza Jr.

"Dia menyadari bahwa dia telah bertindak terlalu jauh, meminta maaf beberapa kali, dan saya sudah mengatakan bahwa permintaan maafnya diterima."

"Sekarang saatnya untuk fokus pada hasil dan apa yang paling penting bagi Santos. Itu membuat saya sedih karena dia adalah idola saya sejak kecil."

"Dia adalah orang yang sangat saya kagumi, sejak saya masih kecil. Hadiah pertama yang dia berikan kepada saya adalah ketika saya berusia 8 tahun, dan saya menangis banyak; saya masih menyimpannya sampai hari ini," pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang