Adanya BPKB Digital, Apakah Versi Fisik Masih Berlaku? Ini Penjelasan Korlantas
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menegaskan bahwa BPKB fisik masih berlaku dan tetap sah digunakan, meski pemerintah mulai mengimplementasikan BPKB digital atau e-BPKB.
Penjelasan ini disampaikan untuk menjawab kekhawatiran masyarakat yang menyebut bahwa BPKB fisik akan dihapus dan tidak lagi memiliki fungsi hukum.
“BPKB fisik yang sudah dimiliki masyarakat tetap sah dan tetap berlaku,” ujar Kasubdit BPKB Ditregident Korlantas Polri Kombes Pol Sumardji di Jakarta, Jumat (21/11/2025), seperti dikutip Antara.
“Kami tidak menghilangkan BPKB fisik, tetapi hanya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan menerapkan sistem pelayanan berbasis elektronik menggunakan e-BPKB,” jelas Sumardji.
Sumardji menegaskan bahwa BPKB digital tidak menggantikan seluruh fungsi dokumen fisik, melainkan menghadirkan peningkatan layanan dengan sistem keamanan lebih baik serta kemudahan validasi data melalui gawai.
Dokumen elektronik, sambung dia, memiliki kekuatan hukum setara dengan dokumen fisik, tetapi lebih aman karena disimpan dalam sistem terintegrasi yang sulit dipalsukan.
Ia menambahkan bahwa verifikasi data kendaraan melalui BPKB digital dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.
Tantangan literasi digital dan upaya edukasi publik
Sumardji mengakui belum meratanya literasi digital menjadi tantangan sehingga sebagian masyarakat masih ragu menerima dokumen elektronik.
Oleh karena itu, Ditregident Korlantas memperluas edukasi melalui layanan BPKB, Samsat, dealer, leasing, komunitas otomotif, hingga media sosial.
Korlantas ingin memastikan bahwa e-BPKB dipahami sebagai inovasi modern, sementara BPKB fisik tetap dapat digunakan secara sah.
Dengan sosialisasi yang berkelanjutan, Korlantas optimistis penerimaan masyarakat terhadap BPKB digital akan meningkat dan proses administrasi kendaraan berjalan lebih aman, modern, dan terintegrasi.
Implementasi BPKB digital sudah dimulai bertahap
Korlantas Polri sudah mulai mengimplementasikan BPKB digital secara bertahap sebagai bagian dari modernisasi administrasi pelayanan kendaraan, sejak Desember 2024.
Dikutip dari Antara, pada saat itu, Direktur Registrasi dan Identifikasi Korlantas Polri Yusri Yunus menjelaskan bahwa penerapan e-BPKB sudah dimulai, meski belum sepenuhnya diterapkan di seluruh Indonesia.
Ia menyampaikan bahwa fase awal implementasi dipusatkan di Pulau Jawa yang memiliki jumlah kendaraan terbesar sebelum diperluas ke daerah lain.
Yusri pada saat itu juga sudah memastikan bahwa BPKB fisik tetap berlaku selama masa transisi.
BPKB digital akan didapat masyarakat ketika melakukan balik nama atau membeli kendaraan baru.
BPKB digital dianggap memiliki sejumlah keunggulan daripada versi konvensional. Lalu, apa saja keunggulnya? Berikut penjelasannya.
Keunggulan BPKB elektronik
-
Dilengkapi chip
BPKB elektronik dilengkapi dengan teknologi terbaru, termasuk chip, arsip digital dan aplikasi pendukung.
Chip ini berfungsi menyimpan informasi kendaraan dan mempermudah akses data.
Namun, pemilik BPKB elektronik perlu lebih berhati-hati, karena chip tersebut memerlukan perawatan khusus agar tetap berfungsi dengan baik dan tidak rusak.
-
Terintegrasi dengan berbagai stakeholder
Chip dalam BPKB elektronik terhubung dengan sistem data tunggal, yang memungkinkan seluruh informasi kendaraan dapat diakses dengan mudah.
Integrasi ini mencakup berbagai pihak seperti pegadaian, perbankan dan lembaga keuangan lainnya.
Dengan sistem ini, pengurusan dokumen kendaraan yang biasanya memakan waktu berbulan-bulan dapat diselesaikan hanya dalam satu hari kerja.
-
Meminimalisir tindak kriminal
BPKB elektronik juga efektif dalam mengurangi tindakan kriminal, seperti pemalsuan dan duplikasi dokumen kendaraan.
Sebelumnya, adanya BPKB ganda sering menyebabkan kerugian, terutama bagi pihak perbankan, ketika pemilik tidak melunasi cicilan.
Dengan sistem data yang terintegrasi, potensi kecurangan seperti laporan palsu tentang kehilangan BPKB atau penyalahgunaan di pegadaian diharapkan bisa dihilangkan sepenuhnya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.