Transparansi Pengawasan, Irwasda Polda Babel Bikin Sistem Terintegrasi Pengadaan Barang dan Jasa

Irwasda Polda Babel Kombes Pol Bambang Sutoyo.
Irwasda Polda Babel Kombes Pol Bambang Sutoyo.

 Polda Bangka Belitung merancang aplikasi sistem pengawasan terintegrasi dan kolaboratif untuk pengadaan barang dan jasa (PBJ). Inovasi itu sebagai upaya meningkatkan transparansi pengawasan internal,

Sistem yang dirancang sebagai keterbukaan publik dalam pengawasan pengadaan ini digagas langsung oleh Irwasda Polda Babel Kombes Pol Bambang Sutoyo. Dia menjelaskan, perancangan sistem pengawasan ini dilatarbelakangi dengan nilai strategis dari PBJ, regulasi baru serta mendukung Asta Cita dari Presiden RI.

"Sistem ini dibuatkan mengingat banyaknya nilai belanja modal dari Polri sendiri terutama di Polda Babel. Termasuk melihat dari regulasi terbaru saat ini yang diatur dalam Perpres 46 tahun 2025,"ujar Bambang dikutip dari keterangannya, Selasa, 18 November 2025.

Irwasda menegaskan, sistem yang dirancang ini akan menjadi pusat pengawasan semua belanja modal dilingkungan Polda dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pengakhirannya.

"Namun yang lebih penting ini mendukung tata kelola pengadaan barang dan jasa yang bersih dan efektif guna mencegah rawannya korupsi dan kolusi,"lanjutnya.

Tak hanya itu, Kombes Pol Bambang menyebutkan sistem ini juga akan melibatkan beberapa stakeholder terkait sebagai bagian dari integrasi dan kolaborasi.

"Ini akan kita libatkan juga stakeholder selain Polri termasuk juga BPKP, PUPR dan LSM sehingga dengan sistem ini seluruh belanja modal di Polda, stakeholder bisa melihat dengan aplikasi mulai dari tahap lelang hingga perencana, pelaksanaan dan pengakhiran,"tegasnya.

Selain itu, untuk mendukung sistem ini berjalan, Irwasda menyebutkan dalam waktu dekat akan membuatkan pelatihan bagi para personel untuk mendapatkan sertifikasi dalam hal pengadaan. 

Sehingga, lanjutnya, anggota Polri yang menjadi calon PPK nantinya akan dilatihkan dan dapat mengikuti ujian menjadi PPK.

"Saya selaku Irwasda yang ditugaskan mengawasi tahap perencanaan hingga selesainya belanja modal berharap dengan adanya aplikasi ini tentunya kedepan kita makin profesional dalam bidang penyediaan ini,"pungkasnya.