Kamu Punya Duit Rp8 Juta Bisa Investasi di Sini
Dengan modal sekitar Rp8 juta atau setara US$500, investor kini melirik XRP (Ripple) sebagai salah satu aset kripto paling menjanjikan di akhir tahun ini.
Setelah mencatat lonjakan lebih dari 300 persen dalam 12 bulan terakhir, XRP kembali dianggap sebagai “blue chip” aset kripto dengan potensi cuan jangka panjang.
Data menunjukkan, seperti dikutip dari Indodax, Minggu, 16 November 2025, jika seseorang berinvestasi US$500 di XRP pada 2015 dan menahannya hingga kini, nilainya telah tumbuh menjadi sekitar US$276 ribu atau Rp4,6 miliar.
Angka tersebut mencerminkan kenaikan lebih dari 55 ribu persen dalam satu dekade, jauh melampaui kinerja indeks S&P 500 yang hanya naik sekitar 223 persen di periode yang sama.
Meski pertumbuhan sebesar itu sulit terulang, XRP tetap dinilai menarik karena stabilitas proyeknya di tengah volatilitas pasar aset kripto.
Kapitalisasi pasar XRP kini mencapai US$140 miliar (Rp2.344 triliun), menjadikannya aset kripto terbesar keempat di dunia.
Kebijakan Pro-Kripto Dorong Optimisme Pasar
Kemenangan Donald Trump dalam pemilu 2024 disebut sebagai katalis utama bagi lonjakan pasar kripto tahun ini.
Pemerintah AS di bawah Trump meluncurkan kebijakan seperti GENIUS Act dan Bitcoin Strategic Reserve, yang memperjelas regulasi dan memperkuat legitimasi aset digital.
Sentimen positif ini turut mendorong aliran dana institusional ke aset seperti XRP, yang mulai dilirik oleh dana pensiun, asuransi, hingga universitas.
Berbeda dengan investor ritel, institusi cenderung menahan posisi jangka panjang sehingga menciptakan stabilitas harga yang lebih sehat.
Fundamental XRP Tetap Kuat di Tengah Ketidakpastian Global
Di tengah melemahnya indeks dolar AS (DXY) sebesar 8,2 persen sejak awal tahun, banyak investor mencari alternatif lindung nilai terhadap inflasi dan risiko geopolitik.
XRP menawarkan solusi nyata lewat RippleNet, jaringan pembayaran lintas batas yang efisien dengan biaya transaksi di bawah Rp1 per transfer.
Ripple Labs juga terus memperluas kerja sama dengan lembaga keuangan global, bahkan mengajukan izin bank di AS untuk memperluas akses layanan finansial berbasis blockchain. Langkah ini memperkuat posisi XRP sebagai jembatan antara keuangan tradisional dan sistem aset digital.