Kecelakaan KA Batara Kresna di Sukoharjo: Mobil Ringsek, Pasutri Dilarikan ke RS

KA Batara Kresna, KAI Daop 6 Yogyakarta, ka batara kresna, tabrakan kereta, ka batara kresna kecelakaan, ka batara kresna tabrak mobil, Kecelakaan KA Batara Kresna di Sukoharjo: Mobil Ringsek, Pasutri Dilarikan ke RS

KA Batara Kresna relasi Purwosari-Wonogiri bertabrakan dengan sebuah mobil di perlintasan liar kilometer 16+4 petak jalan antara Sukoharjo-Pasarnguter, Sukoharjo, Jawa Tengah pada Sabtu (15/11/2025).

Manager Humas KAI  Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan, kecelakaan terjadi pukul 06.43 WIB.

Peristiwa tersebut menyebabkan penumpang di dalam mobil dievakuasi ke RS Nirmala dan ditangani kepolisian setempat.

Seluruh Awak dan Penumpang KA Batara Kresna Selamat

Feni menjelaskan, seluruh awak dan penumpang KA Batara Kresna dalam kondisi selamat dan aman meski kereta sempat bertabrakan dengan mobil.

Kendati demikian, kereta sempat berhenti beberapa saat untuk pengecekan rangkaian.

KA Batara Kresna baru diberangkatkan dari kilometer 16+4 pukul 06.50 WIB setelah dinyatakan dapat melanjutkan perjalanan.

Kereta tersebut kemudian menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Tim Daop 6 Yogyakarta di Stasiun Pasarnguter.

Setelah hasil pemeriksaan keluar, KA Batara Kresna dinyatakan dapat melanjutkan perjalanan hingga ke Wonogiri. 

“KA 514 Batara Kresna dapat melanjutkan perjalanan dan semua penumpang selamat, begitu juga dengan awak KA,” ujar Feni dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Sabtu (15/11/2025).

KAI Daop 6 Imbau Masyarakat Tidak Gunakan Perlintasan Liar

Terkait insiden di Sukoharjo, Feni mengimbau masyarakat agar tidak membuat perlintasan liar, disiplin, fokus dan berhati-hati, serta mematuhi rambu-rambu yang ada. 

Masyarakat juga diingatkan agar tidak beraktivitas di jalur dan area di sekitar jalur KA karena merupakan kawasan steril dan berisiko.

Feni menekankan bahwa jalur dan area di sekitar jalur KA hanya terbatas untuk petugas operasional dan perawatan prasarana saja.

“Mengimbau masyarakat pengguna jalan agar tidak membuat perlintasan liar, senantiasa disiplin, fokus dan berhati-hati serta mematuhi rambu-rambu yang ada,” jelas Feni.

“Masyarakat diingatkan agar tidak beraktivitas di jalur KA karena sekitar jalur KA merupakan kawasan steril dan berisiko sehingga hanya terbatas untuk petugas operasional dan perawatan prasarana saja,” tambahnya.

Di sisi lain, Feni mengaku, KAI Daop 6 Yogyakarta sangat menyayangkan terjadinya tabrakan antara KA Batara Kresna dengan mobil.

KAI Daop 6 Yogyakarta juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang KA yang terdampak atas kejadian ini.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.