Selamat Tinggal Old Trafford, Manchester United Bangun Stadion Baru Rp40 Triliun
Rencana besar Manchester United untuk membangun stadion baru berkapasitas 100 ribu penonton kembali jadi sorotan. Namun, Wali Kota Greater Manchester, Andy Burnham, menegaskan bahwa proyek ambisius itu tidak akan menggunakan sepeser pun uang publik.
Dalam wawancara di The Added Time Podcast, Burnham menegaskan sikapnya setelah muncul kabar bahwa proyek stadion baru senilai £2 miliar (sekitar Rp40 triliun) itu bisa mendapat dukungan dana dari pajak masyarakat.
“Manchester United akan membiayai sendiri stadion barunya. Tidak akan ada satu penny pun dari uang publik yang digunakan,” tegas Burnham.
Meski begitu, pemerintah daerah tetap berperan dalam proyek pengembangan kawasan di sekitar stadion. Burnham menjelaskan, revitalisasi tersebut bisa membawa dampak ekonomi besar bagi warga sekitar Old Trafford, termasuk pembukaan kembali stasiun kereta yang sudah lama tidak beroperasi.
“Kalau stasiun itu dibuka lagi, itu akan sangat membantu komunitas di Gorst Hill dan Stretford. Akan tercipta ribuan rumah dan lapangan pekerjaan baru,” katanya.
Rencana pembangunan stadion megah ini pertama kali diumumkan oleh Sir Jim Ratcliffe, salah satu pemilik Manchester United, pada Maret lalu. Stadion tersebut diproyeksikan selesai pada 2030 dan diharapkan bisa menjadi arena besar yang layak menggelar final Liga Champions atau Piala FA.
Lebih jauh, Burnham mengungkap ambisi jangka panjang proyek ini — menjadikan kawasan Old Trafford sebagai pusat pertumbuhan baru bagi Inggris utara.
“Kalau semua berjalan lancar, peluang untuk menjadi tuan rumah final Piala Dunia Wanita 2035 sangat besar. Bayangkan, final Piala Dunia di stadion baru Old Trafford — itu akan luar biasa,” ujar Burnham optimistis.
Saat ini, proses pembangunan masih menunggu negosiasi pembelian lahan di sekitar Old Trafford yang dikuasai Freightliner, operator depot kereta barang. Namun, pihak Manchester United disebut tetap percaya diri proyek bersejarah ini akan segera terwujud.