Selamat Jalan Pelatih, Mladen Zizovic Mendadak Jatuh dan Meninggal Saat Pimpin Tim di Liga Serbia

Mladen Zizovic
Mladen Zizovic

 Dunia sepakbola Serbia tengah berduka. Pelatih FK Radnicki 1923, Mladen Zizovic, meninggal dunia saat mendampingi timnya bertanding melawan Mladost Lucani pada laga Divisi Pertama Liga Serbia, Senin malam, 3 November 2025.

Tragedi itu terjadi saat pertandingan baru berjalan 20 menit. Zizovic yang berusia 45 tahun tiba-tiba tumbang di sisi lapangan. Tim medis langsung memberikan pertolongan pertama, termasuk resusitasi, namun nyawanya tak tertolong.

Pertandingan pun dihentikan setelah pengumuman resmi disampaikan di stadion. Suasana duka menyelimuti arena, dengan para pemain dan ofisial dari kedua tim tampak terpukul atas kejadian tersebut.

Melalui pernyataan di media sosial, FK Radnicki menyampaikan kabar duka mendalam atas wafatnya sang pelatih.

“Dengan kesedihan yang mendalam, kami mengabarkan kepada publik, penggemar, dan pecinta olahraga bahwa pelatih kami, Mladen Zizovic, meninggal dunia saat pertandingan malam ini antara Mladost dan Radnički 1923 di Lučani,” tulis pihak klub.

“Klub kami tidak hanya kehilangan seorang pelatih hebat, tetapi juga seorang pria baik, teman, dan sosok pekerja keras yang meninggalkan kesan mendalam di hati semua orang yang mengenalnya,” lanjut pernyataan tersebut.

Federasi Sepak Bola Serbia turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian Zizovic. Dalam pernyataan resminya, mereka mengenang Zizovic sebagai sosok yang berdedikasi tinggi terhadap sepak bola Serbia.

“Federasi Sepak Bola Serbia menyampaikan belasungkawa tulus kepada keluarga Zizovic, anggota FK Radnički 1923, serta semua pengagum kepribadian dan karyanya,” tulis federasi.

“Beristirahatlah dengan tenang, Mladen. Kecintaanmu pada sepak bola dan jejak yang kau tinggalkan akan selalu abadi di antara kami.”

Kepergian Zizovic meninggalkan duka mendalam, bukan hanya bagi FK Radnicki, tetapi juga bagi seluruh pecinta sepak bola Serbia. Sosoknya dikenal sebagai pelatih penuh semangat yang menginspirasi banyak pemain muda di negaranya.