Jadi Sorotan Publik, Inikah Sosok yang Sebabkan Kedua Mata Fatiyah Merah, Lebam hingga Trauma?

Ilustrasi aksi bullying atau penganiayaan, kekerasan anak
Ilustrasi aksi bullying atau penganiayaan, kekerasan anak

 Seorang bocah bernama Fatiyah asal  SDN 150 Sungai Tenang Gandus, Palembang tengah mendapat sorotan hangat pengguna media sosial. Menyusul dengan dugaan penganiayaan hingga menyebabkan kedua matanya merah dan lebam.

Kasus Fatiyah ini pertama kali viral setelah diungkap oleh pengguna akun Instagram @virasoniaaaa. Awalnya, sang pemilik akun bercerita Erna, ibunda Fatiyah yang bekerja sebagai asisten rumah tangganya menjemput bocah tersebut di sekolah pada 28 Oktober 2025 lalu.

Saat menjemput anaknya, Erna terkejut lantaran mendapati anaknya sudah dalam kondisi tersebut. Melihat kondisi kedua matanya yang merah dan lebam, Erna mencoba mencari tau kepada pihak sekolah. Sayangnya, guru yang mengajar di sekolah tersebut lepas tangan, mereka mengaku tidak tau dengan apa yang terjadi pada putri kecilnya itu.

Fatiyah juga sempat dibawa ke rumah sakit pada 29 Oktober lalu. Berdasarkan pemeriksaan dokter diketahui pembuluh darah di area sekitar matanya pecah diduga karena pukulan atau benda tumpul.  

Bahkan hingga Minggu 2 November lalu, disebutkan sang pemilik akun Fatiyah masih merasakan sakit di area matanya. Bahkan matanya masih merah meski sudah diberikan obat.

“Kalau siang dia tidak terlalu rewel tapi setiap malam dia selalu merintih kesakitan,” tulis akun tersebut.

Tak hanya merasakan sakit di area mata saja, Fatiyah juga mengalami trauma. Bahkan dalam video yang diunggah sang pemilik akun Fatiyah sempat bersembunyi di balik tubuh sang ibu saat ditanyain tentang siapa sosok yang membuat kedua matanya merah dan lebam

”Siapa yang gituin Fatiyah, Fatiyah ingat gak?,” tanya sang pemilik akun.

”Hmm,” kata Fatiyah menolak sambil menutupi wajahnya di tubuh sang ibunda.

”Siapa yang gituin Fatiyah?,” tanya pemilik akun lagi.

Sementara itu, berdasarkana keterangan Erni, putrinya sempat memberi ciri pelaku yang melakukan tindakan keji terhadap Fatiyah. Disebut Fatiyah sosok guru perempuan yang menggunakan cincin lah dalang dibalik kedua matanya memerah.

”Katanya gurunya yang ada cincinya,” kata Erni.

”Dia pernah ngomong? Yakin?,” tanya sang pemilik akun lebih lanjut.

”Yakin, lagi sebelum ke rumah sakit aku digitun sama ibu guru yang pakai cincinnya,” kata Erni.

Erni bahkan menyebut putrinya sempat diancam oleh guru tersebut untuk tidak memberi tau perbuatan kejinya. Hal ini diduga Erni menjadi penyebab sang putri menjadi trauma.

”Aku diancam awas kamu ya. Dia trauma,” kata Erni.