3.000 Pelari Bakal Ramaikan LRT RUN, Ajak Masyarakat Kota Hidup Lebih Sehat
Moda transportasi modern LRT Jabodebek siap menyapa masyarakat dengan cara yang berbeda. Tak sekadar menghubungkan kota-kota di kawasan metropolitan, kali ini LRT ingin mengajak publik untuk bergerak lebih aktif lewat ajang lari bertajuk LRT RUN “Break The Rush”.
Event ini akan digelar pada 2 November 2025 di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta, dan menargetkan partisipasi hingga 3.000 pelari dari berbagai kalangan.
Menurut Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, kegiatan ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga kampanye untuk hidup sehat dan sadar lingkungan.
“Kegiatan ini bukan sekadar event lari, tetapi sebuah kampanye yang mengajak masyarakat hidup lebih sehat, mendorong mobilitas berkelanjutan, dan mendukung pengurangan emisi,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (20/10).
Purnomosidi menegaskan, LRT RUN “Break The Rush” diharapkan menjadi wadah masyarakat untuk beraktivitas positif sekaligus mendukung gaya hidup modern yang ramah lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat bergerak bersama, merayakan hidup sehat, dan menjadikan transportasi publik sebagai bagian dari gaya hidup modern,” tambahnya.
Sementara itu, Ana Diana, Vice President Human Resources, Legal & Health LRT Jabodebek, menyebut olahraga lari kini tengah digandrungi masyarakat perkotaan, termasuk di Jabodetabek.
“Ajang ini relevan dengan tren hidup sehat masyarakat kota. Selain berlari, peserta juga diajak mengampanyekan penggunaan transportasi publik demi mengurangi kemacetan,” jelas Ana.
LRT RUN akan menampilkan dua kategori, 5K dan 10K, dengan biaya pendaftaran masing-masing Rp175 ribu dan Rp225 ribu. Setiap peserta akan mendapat jersey eksklusif, BIB, medali finisher, drawstring bag, dan hadiah hiburan menarik.
Menurut Kristina Oktaviana, Vice President Passenger Transport and IT LRT Jabodebek, konsep “Break The Rush” diambil untuk mengajak masyarakat berhenti sejenak dari rutinitas padat dan menikmati energi positif bersama.
“Event ini mengajak masyarakat untuk sejenak menghentikan kesibukan, menikmati kebersamaan, dan berolahraga dengan semangat positif. Ini juga menjadi bentuk apresiasi LRT kepada pengguna setianya,” kata Kristina.Event ini mengombinasikan warna merah dan hijau pada logonya, yang melambangkan energi, inovasi, dan keberlanjutan — nilai yang sejalan dengan visi LRT Jabodebek sebagai transportasi publik yang modern dan ramah lingkungan.
Penyelenggaraan acara ini juga melibatkan Quscore, platform olahraga nasional yang fokus pada penyelenggaraan event dan pengembangan pengalaman atletik di Indonesia.
“Melalui ajang ini, kami ingin menghadirkan pengalaman olahraga yang fun, inspiratif, dan menggerakkan semangat masyarakat untuk hidup sehat serta lebih dekat dengan transportasi publik.”
Tak hanya sekadar lomba lari, LRT RUN “Break The Rush” juga menghadirkan pengalaman unik bernuansa transportasi publik, seperti:
On Time Challenge, peserta bisa menargetkan “pace gerbong” dan mendapat hadiah bila sesuai hasil akhir.
Realtime Leaderboard, menampilkan progres pelari seperti pergerakan kereta LRT di peta digital.
Cheering Zone bertema stasiun, menghadirkan suasana khas LRT di sepanjang rute lari.