Jonatan Christie ke Semifinal Denmark Open 2025: Pelajaran Main Sabar
Jonatan Christie mengaku sempat bermain kurang sabar. Ketenangan jadi kuncinya memenangi duel 89 menit melawan Li Shi Feng di Denmark Open 2025.
Tiket semifinal Denmark Open 2025, turnamen bulu tangkis level Super 750, berhasil digenggam tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, usai melakoni laga sengit melawan Li Shi Feng.
Berlaga di Jyske Bank Arena, Odense, Jumat (17/10/2025) Jonatan Christie melalui perjuangan panjang nan melelahkan dan sukses membekuk Li Shi Feng dengan skor 21-18, 21-23, dan 21-17.
"Puji Tuhan bersyukur bisa masuk semifinal lagi, merasakan atmosfer semifinal Super 750 lagi setelah sekian lama," tutur Jonatan Christie dalam keterangan dari PBSI.
"Saya bermain cukup baik hari ini tapi masih ada yang harus diperbaiki untuk besok," ucap peraih emas Asian Games 2018 tersebut.
Jonatan Christie menjalani pertandingan menegangkan melawan Li Shi Feng. Ia sebenarnya sudah di atas angin ketika unggul jauh 14-9 pada gim kedua.
Kemenangan seperti sudah sangat dekat bagi pebulu tangkis yang biasa disapa Jojo itu kala dirinya mencapai match point 20-18.
Namun, Li Shi Feng mampu bangkit dan malah mencuri gim kedua dengan kemenangan 23-21. Rubber set pun harus terjadi.
"Tadi ada beberapa kali sudah unggul jauh tapi bisa terkejar atau mengecil selisihnya. Saya dan Li Shi Feng memang banyak mengadu pukulan, dia mencoba terus keluar dari tekanan," tutur Jonatan Christie.
"Di gim kedua sudah unggul 16-10 tapi dia bisa pelan-pelan mengejar bahkan memaksakan gim ketiga dimainkan."
"Gim ketiga juga dengan kejadian yang hampir mirip walau akhirnya saya bisa menang. Ini pelajaran yang harus diingat dan jangan terulang kembali," ucapnya menjelaskan.
Jonatan Christie dari Indonesia bertanding dalam pertandingan tunggal putra melawan Prannoy H. S. dari India selama pertandingan Grup D antara Indonesia dan India pada Piala Sudirman BWF di Xiamen, Provinsi Fujian, Tiongkok tenggara, 29 April 2025.
Jonatan Christie Akui Terlalu Buru-buru
Jojo mengakui dirinya terlalu tergesa-gesa pada gim kedua.
"Di gim kedua itu saya kurang sabar, ketika dia sudah mulai mengejar, saya masih memaksa untuk kencang terus mainnya dan membuat dia lebih enak. Di gim ketiga saya lebih tenang, variasi tempo lambat dan kencangnya diterapkan," ujar pebulu tangkis kelahiran Jakarta tersebut.
"Tidak ada perubahan dari permainan Li Shi Feng setelah pertemuan terakhir kami tahun lalu. Dia punya semangat pantang menyerah yang sangat baik, terlihat di pertandingan hari ini," katanya menjelaskan.
Pada semifinal Denmark Open 2025, Sabtu (18/10/2025) besok, Jonatan Christie akan menghadapi pemenang antara Alex Lanier (Perancis) melawan Lakshya Sen (India).
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.