Viral! 6 Debt Collector Kepung Pemotor di Cengkareng, Warga Dimaki Saat Menolong

Debt Collector menghadang seorang pemotor di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat
Debt Collector menghadang seorang pemotor di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat

Aksi sekelompok pria diduga debt collector (DC) menghadang seorang pemotor di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, bikin geger warganet.

Video kejadian itu beredar luas di media sosial dan langsung menuai kecaman karena memperlihatkan gaya premanisme di tengah jalan umum. Salah satunya diposting akun Instagram @jakarta.terkini.

Peristiwa itu disebut terjadi dekat Halte Jembatan Baru arah Kalideres, pada Kamis sore, 16 Oktober 2025, sekitar pukul 15.00 WIB. Dalam video yang diunggah, terlihat enam pria berbadan tegap memberhentikan seorang pengendara motor di tepi jalan.

"Seorang pemotor diberhentikan oleh 6 orang diduga debt collector (DC) di dekat Halte Jembatan Baru, Cengkareng arah Kalideres, Jakarta Barat," demikian dikutip dari akun tersebut, Jumat, 17 Oktober 2025.

Namun, beberapa warga yang mencoba menolong justru dimaki dan didorong kasar oleh salah satu pelaku. Bahkan, perekam video ikut diteriaki dan ditunjuk-tunjuk dengan nada marah.

Situasi semakin panas, sementara si pemotor tampak kebingungan dan ketakutan. Aksi itu membuat warga sekitar berteriak agar para pelaku pergi. Terkiat hal ini, Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cengkareng, Ajun Komisaris Polisi Parman Gultom, memastikan pihaknya langsung menindaklanjuti video viral tersebut.

“Lagi kita lidik untuk ungkap para pelaku ya,” ujar Parman.

Ia menegaskan, meski belum ada laporan resmi dari korban, penyelidikan tetap dilakukan karena aksi tersebut sudah meresahkan masyarakat. Hingga kini, identitas pengendara motor yang dihentikan dalam video tersebut belum diketahui. Polisi meminta siapa pun yang mengetahui atau menjadi korban agar segera membuat laporan.

“Kita cek, belum ada laporan masuk. Tapi tetap akan kita cari para pelaku yang sudah bikin resah warga ini. Kalau ada yang tahu atau merasa jadi korban, segera lapor ke Polsek Cengkareng agar bisa kita tindaklanjuti,” kata Parman.