Ikut Ritual Adat Hindu, Netizen Pertanyakan Agama Dian Sastro

Dian Sastrowardoyo
Dian Sastrowardoyo

 Aktris kenamaan Tanah Air, Dian Sastrowardoyo, kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya setelah mengunggah sebuah potret terbaru di laman Instagram pribadinya. 

Kali ini, sorotan publik tertuju pada penampilan Dian yang tampak khidmat mengikuti sebuah ritual adat Hindu saat berada di Bali. Unggahan tersebut sontak memantik reaksi pro dan kontra dari warganet, bahkan memicu pertanyaan terkait keyakinan agama sang aktris. Scroll lebih lanjut yuk!

"Thank you @elevationbarn and @capellaubud for providing a safe space," tulis Dian Sastro di Instagram, dikutip Senin 13 Oktober 2025.

Dalam foto yang diunggahnya, Dian terlihat mengenakan busana adat Bali bernuansa putih, lengkap dengan kamen (sarung) dan selendang yang melingkari tubuhnya. Ia berdiri di hadapan sebuah pelinggih, bangunan suci yang umum digunakan sebagai sarana pemujaan untuk memusatkan pikiran kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) dan para dewa dalam kepercayaan Hindu Bali.

Suasana sakral diperkuat dengan kehadiran dua payung tedung berwarna putih dan kuning yang dikenal sebagai simbol penting dalam upacara keagamaan Hindu di Pulau Dewata. 

Dengan kedua tangan terkatup di depan wajah dalam posisi sembah, gestur penghormatan yang mendalam, Dian Sastro tampak menjalani prosesi yang diidentifikasi sebagai bagian dari ritual keagamaan Hindu yang kerap dilaksanakan di Bali.

Meskipun terlihat sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya dan tradisi lokal, unggahan ini justru menimbulkan perdebatan sengit di kalangan netizen. Satu sisi, banyak netizen yang memberikan apresiasi dan menyebut sikap Dian sebagai tindakan terpuji yang menunjukkan toleransi beragama dan penghormatan terhadap keberagaman budaya di Indonesia.

Namun, di sisi lain, muncul pula komentar-komentar bernada kontra yang secara eksplisit mempertanyakan status keagamaan Dian. Hal ini mengacu pada fakta bahwa Dian Sastrowardoyo selama ini diketahui publik sebagai seorang Muslimah. Netizen yang kontra mempertanyakan batasan toleransi beragama, khususnya bagi seorang pemeluk Islam, ketika terlibat langsung dalam ritual agama lain.

"Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka" (HR Abu Daud dan Ahmad)," komentar netizen. 

"Toleransi nggak perlu sejauh itu mbak," kata yang lain.

"Jika niatmu untuk diri yg lebih baik, acuhkan komenan nyinyir. Ketenangan jiwa bisa dengan jalan apa saja," timpal lainnya.

Sebagai informasi, perjalanan spiritual Dian Sastro memang bukan rahasia lagi. Ia dikenal sebagai seorang mualaf, yang mana sebelumnya ia dibesarkan sebagai penganut agama Katolik. Tumbuh dalam keluarga yang menganut beragam keyakinan, Dian melalui proses pencarian spiritual yang panjang sebelum akhirnya memutuskan untuk memeluk agama Islam.

Kontroversi ini kembali mengangkat perdebatan publik mengenai batas-batas antara menghormati budaya dan adat istiadat, dengan menjalankan praktik keagamaan. Bagi sebagian pihak, keterlibatan Dian adalah manifestasi dari toleransi dan penghormatan akan adat-istiadat. Sementara bagi pihak yang kontra, tindakan tersebut dinilai terlalu jauh untuk dilakukan oleh seorang Muslimah, dan dianggap dapat mengaburkan batas-batas keyakinan.