Pegadaian Targetkan Transaksi Emas Tumbuh 37 Persen hingga Akhir Tahun, Aplikasi Baru Jadi Dongkrak
Di tengah tren investasi emas yang terus bersinar, PT Pegadaian, optimis mampu membukukan lonjakan transaksi emas sebesar 37 persen hingga akhir tahun 2025. Perusahaan plat merah ini menghadirkan inovasi digital lewat peluncuran aplikasi terbaru yang mempermudah masyarakat bertransaksi secara aman dan praktis sekaligus mesin pendorong pertumbuhan.
Direktur Utama Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menjelaskan transaksi yang mencakup gadai dan cicil emas sudah membukukan kenaikan sebesar 27 persen. Untuk mencapai target 37 persen di akhir tahun, Damar memproyeksikan kenaikan stabil sebesar 2-4 persen setiap bulannya.
"Setiap bulan tumbuhnya sekitar 2 persen sampai 4 persen. Sehingga akhir tahun (transaksi emas) tumbuh 37 persen," ujar Damar saat ditemui di Jakarta pada Rabu, 8 Oktober 2025.
Damar menjelaskan, upaya perusahaan untuk merealisasikan target tersebut dengan memberikan kemudahan dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi melalui aplikasi terbarunya, Tring!. Aplikasi ini hadir sebagai ekosistem keuangan digital terintegrasi yang menyatukan seluruh layanan gadai, investasi emas, dan pembiayaan dalam satu platform yang mudah diakses.
Direktur Utama Pegadaian, Damar Latri Setiawan
"Tring ini sebagai alat bantu ya," tegas Damar.
Ia menyampaikan, aplikasi Tring sudah memiliki sekitar 450 pengguna dengan jumlah transaksi mencapai Rp 1,5 triliun. Pengguna Tring! ditargetkan sampai 4 juta nasabah hingga akhir tahun ini.
Pegadaian menerapkan sistem 1:1 untuk layanan transaksi emas, dimana ketika ada permintaan transaksi Cicil Emas maupun Tabungan Emas oleh nasabah, maka Pegadaian telah menyiapkan persediaan emas secara fisik sejumlah gram yang ditransaksikan. Aplikasi Tring! memastikan keamanan data nasabah terjamin dan aset emas yang dimiliki nasabah dijamin fisiknya serta tersimpan dengan standar keamanan yang mumpuni.
CEO Group BRI, Hery Gunardi, menyambut baik terobosan Pegadaian dalam mendongkrak pertumbuhan transaksi emas melalui aplikasi baru. Ia menyampaikan, TRING merupakan aplikasi hasil kolaborasi antara Pegadaian sebagai inisiator kemudian BRI sebagai induk memberikan bantuan dengan menerjunkan tim IT untuk membantu untuk melihat ulang 'arsitektur' dari aplikasi ini.
Hery menerjunkan Tim IT dari BRI untuk membantu dalam sistem keamanan, UI/UX hingga melakukan uji coba (test). Keamanan dan kemudahan dari aplikasi ini diharapkan menjadi pilihan oleh masyarakat atau nasabah yang ingin menabung emas, cicil emas, gadai emas, jual emas, beli emas, maupun deposito emas.
Sebagai informasi, Tring! sudah resmi diluncurkan pada Rabu, 8 Oktober 2025. Acara seremonial dihadiri jajaran Direksi dan Komisaris Pegadaian, Bos BRI, hingga Isyana Sarasvati yang merupakan brand ambassador.