Bukan Sekadar Insting, Indra Sjafri Gunakan Analisis Talent DNA Tentukan Pemain Timnas U-23
Pelatih Timnas U22 Indonesia, Indra Sjafri, memastikan bahwa pihaknya telah mendaftarkan 50 pemain ke ajang SEA Games 2025 yang akan berlangsung di Thailand pada Desember mendatang.
Dari jumlah tersebut, skuad akan dipangkas menjadi 23 pemain yang akan mewakili Indonesia di pesta olahraga terbesar kawasan Asia Tenggara itu.
“Alhamdulillah berkat bantuan dari sekjen PSSI, ada beberapa pemain yang sebelumnya terdaftar, kemudian ada beberapa pemain baru yang kami anggap layak masuk. Kami sudah coba pergantian dan sudah disetujui,” ujar Indra usai memimpin latihan di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (3/10/2025).
Indra menegaskan bahwa pemusatan latihan (TC) tahap pertama berlangsung pada 2-14 Oktober 2025.
Pada masa ini, Timnas U22 dijadwalkan menghadapi dua laga uji coba melawan India pada tanggal 10 dan 13 Oktober.
Setelah TC tahap pertama, pelatih asal Sumatera Barat itu akan melanjutkan seleksi di TC tahap kedua pada bulan November.
“Nah, dari 50 itu lah kami akan mencari 23 pemain terbaik. Ini lebih baik dari SEA Games Kamboja yang hanya 20 pemain. Nanti kami dapat 23 pemain,” tambahnya.
Bagaimana Proses Seleksi dan Indikator Pemilihan Pemain?
Dalam proses seleksi pemain, Indra Sjafri menerapkan berbagai metode ilmiah untuk memastikan keputusan yang diambil berbasis data.
Beberapa tes seperti In-body test dan fall test dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik pemain. Selain itu, Indra juga memperkenalkan metodologi baru bernama talent DNA.
“Jadi untuk memilih 50 pemain itu saya butuh banyak informasi tentang pemain. Ini kita tadi sudah melakukan In-body test, fall test. Besok saya mencoba metodologi baru yaitu talent DNA,” sebutnya.
Pelatih berpengalaman ini menjelaskan bahwa data tersebut akan digunakan untuk menentukan siapa saja pemain yang paling sesuai dengan kebutuhan taktik dan strategi tim.
“Kami akan lihat siapa pemain-pemain dan di posisi mana dia paling pas kami taruh. Kami juga akan melakukan pemeriksaan medis agar tidak salah pilih,” ujarnya.
Indra menegaskan bahwa keputusan pemilihan pemain tidak bersifat subjektif. Semua akan didasarkan pada data dan hasil pengujian.
“Atau kalau orang bilang ‘A kok terpilih, B enggak terpilih’, kami bisa perlihatkan kenapa dia terpilih by data,” tegasnya.
Apa Tujuan Uji Coba Melawan India?
Indra menjelaskan bahwa dua pertandingan melawan India bukan sekadar laga pemanasan, tetapi menjadi bagian penting dari proses evaluasi pemain.
Menurutnya, laga ini dirancang untuk menilai kualitas seluruh pemain yang mengikuti TC di Jakarta.
“Tujuan dari uji coba yaitu melihat kualitas 32 pemain ini. Oleh sebab itu saya sampaikan juga ke masyarakat bahwa ini adalah uji coba dalam rangka mencari format terbaik, 23 pemain terbaik untuk SEA Games, juga secara bertahap dan berproses mencari 11 pemain terbaik,” kata Indra dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.
Indra menegaskan bahwa semua pemain akan diturunkan dalam dua laga uji coba ini agar ia mendapatkan informasi sedetail mungkin tentang kemampuan mereka.
“Konteks uji coba ini adalah supaya saya mendapat informasi sejernih-jernihnya dan sedetail-detailnya soal 32 pemain yang dipanggil. Oleh sebab itu saya akan memainkan semua pemain besok, dengan dua kali pertandingan, yaitu tanggal 10 dan tanggal 13,” jelasnya.
SEA Games 2025 akan digelar di Thailand pada Desember mendatang. Timnas U22 Indonesia menargetkan untuk mempertahankan medali emas yang berhasil diraih pada edisi 2023 di Kamboja.
Indra Sjafri menyebut bahwa persiapan kali ini dilakukan lebih matang dengan jumlah pemain yang lebih banyak dan proses seleksi yang lebih ketat.
“Penampilan timnas U22 besok adalah penampilan awal, bukan penampilan yang siap di SEA Games,” kata Indra.
Ia menekankan bahwa hasil uji coba melawan India bukan ukuran akhir, melainkan bagian dari perjalanan panjang menuju skuad terbaik.
Sebagian artikel ini telah tayang di dengan judul "Metode Indra Sjafri Temukan 23 Pemain Timnas U22 untuk SEA Games 2025".
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.