Ambrosini Sebut Pemain Kejutan yang Akan Tentukan Hasil Milan Vs Inter
Legenda AC Milan, Massimo Ambrosini, menyebut satu nama yang bisa jadi kejutan Derby della Madonnina. Duel AC Milan vs Inter tersaji di pekan ke-28 Liga Italia.
Partai AC Milan vs Inter Milan dijadwalkan digelar di Stadion San Siro, Minggu (8/3/2026) atau Senin dini hari WIB.
Massimo Ambrosini, yang menghabiskan 18 tahun kariernya bersama Milan turut mengomentari duel AC Milan vs Inter, penghuni dua tempat teratas di klasemen Serie A Liga Italia saat ini.
Inter Milan kini menempati peringkat pertama dengan koleksi 67 angka. Mereka berjarak 10 poin dari AC Milan.
Karena itu, hasil AC Milan vs Inter Milan dipercaya akan krusial dalam menentukan arah persaingan perebutan gelar juara Liga Italia.
Atmosfer Derby della Madonnina jelas sangat dipahami Ambrosini yang pernah 489 kali mentas bersama AC Milan di semua kompetisi.
Dari sekian laga itu, 29 di antaranya merupakan pertandingan derbi melawan Inter. Rapor Ambrosini adalah 11 kemenangan, enam imbang, serta 12 kekalahan dalam Derby della Madonnina.
"Dua pertandingan di Liga Champions tahun 2003," tutur Ambrosini soal derbi favoritnya yang mengambil momen di babak semifinal Liga Champions.
"Namun secara umum, setiap derbi adalah pengalaman yang luar biasa. Suasana dua curva, kebisingan stadion, dan adrenalin," ujarnya.
Rafael Leao, bintang Milan, baru-baru ini menyebut derbi ini sebagai urusan hidup atau mati bagi Rossoneri. Ambrosini sepakat dengan pandangan itu.
"Dalam konteks olahraga, memang begitu," kata Ambrosini.
"Setidaknya untuk Milan yang sedang mengejar. Kemenangan berarti mengurangi selisih menjadi -7 dari puncak dan memberi tekanan kembali kepada Inter," ucapnya menambahkan.
Berat bagi Milan untuk Kejar Inter
Meskipun begitu, Ambrosini mengakui bahwa menutup jarak tujuh poin dengan sisa 10 pertandingan di musim ini adalah langkah yang sulit untuk Milan.
"Saya katakan tidak, meskipun kita selalu harus bermimpi dalam sepak bola. Tim Milan saya pernah mengejar tujuh poin dari Lazio dalam tujuh pertandingan pada tahun 1999."
"Namun, jika mereka bertanya kepada saya seberapa besar keyakinan saya untuk bangkit, saya mungkin akan menjawab sama seperti yang saya katakan sekarang," ungkapnya.
Terlepas dari itu, Ambrosini menyebut AC Milan berada dalam trek yang tepat bersama sang pelatih Massimiliano Allegri, untuk mengamankan kelolosan ke Liga Champions musim depan.
"Max telah mengembalikan jiwa Milan, dimulai dengan kekuatan bertahan, yang menjadi prioritas. Itulah sebabnya saya rasa dia tidak akan berpindah dari formasi 3-5-2. Misi untuk kembali ke Liga Champions semakin dekat."
Di sisi lain, Inter sedang dalam perjalanan untuk meraih gelar liga ke-21 mereka di musim penuh pertama Cristian Chivu sebagai pelatih tim senior.
"Cristian telah mengubah pendekatannya baru-baru ini," ujar Ambrosini.
"Dia memilih garis komunikasi yang lebih protektif dibandingkan dengan yang dia lakukan di awal. Pekerjaannya sangat luar biasa dan tidak boleh dianggap remeh. Satu-satunya kekurangan adalah tersingkir (di Liga Champions) melawan Bodo."
Gelandang AC Milan Youssouf Fofana (kiri) menjegal penyerang Liverpool Cody Gakpo dalam pertandingan putaran pertama Liga Champions antara AC Milan vs Liverpool FC di Stadion San Siro di Milan pada 17 September 2024. (Foto oleh PIERO CRUCIATTI / AFP)
Fofana Bisa Mengejutkan
Ambrosini lantas mencoba memberikan prediksinya soal derbi AC Milan vs Inter.
"Di lini tengah," ucap Ambrosini soal lini permainan yang akan menentukan hasil akhir.
"Saya tidak mengharapkan permainan yang sangat terbuka, tetapi sebuah pertarungan besar terutama di tengah, mungkin diputuskan oleh pemain kejutan."
"Fofana. Dia belum beruntung sejauh ini. Saya suka sikapnya dan tidak boleh dilupakan bahwa dia harus beradaptasi sebagai gelandang," tutur Ambrosini soal pemain kejutan yang dimaksudnya.
Terakhir, Ambrosini memberikan pendapatnya tentang talenta muda Inter dan Italia, Pio Esposito.
"Dia adalah sosok yang serius dan kuat. Saya pikir semua orang menghargainya karena dia menyampaikan keinginan untuk terus berkembang. Saya menyukainya."
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang