MotoGP 2027 Bakal Terapkan Bahan Bakar Non Fosil, Ada Etanol
Etanol tengah menjadi perbincangan di kalangan masyarakat saat ini, imbas wacana pemberlakuan kandungan 10 persen etanol di bensin guna mengurangi emisi gas buang.
Perlu diketahui, etanol sendiri merupakan alkohol yang dihasilkan dari limbah pertanian atau material hasil tani seperti tebu.
Ada banyak manfaat, etanol disebut membuat kualitas bahan bakar menjadi lebih baik dan kandungan oksigen di dalamnya membantu proses pembakaran menjadi semakin efektif.
Menariknya implementasi etanol turut diterapkan di MotoGP mulai 2027. Ini termasuk kandungan etanol dan metanol dalam jumlah tertentu pada bensin yang digunakan di motor setiap pembalap.

Nantinya setiap tim balap MotoGP wajib mendeklarasikan spesifikasi bahan bakar mereka setiap musim.
Lebih rinci dijelaskan, bahan bakar 100 persen non fosil pada MotoGP 2027 nantinya dinilai melalui uji C14.
Ini dilakukan buat mengukur kadar isotop C14 yang terkandung di dalam bahan bakar.
Bahan bakar pada motor balap yang digunakan di ajang MotoGP mulai 2027 mendatang diperoleh melalui penyulingan minyak mentah.
Ada dua jenis bahan bakar diperbolehkan. Pertama biofuel, merupakan hasil dari sumber hayati ataupun limbah organik.
Selanjutnya adalah e-fuel, bahan bakar sintetis, diperoleh melalui proses penangkapan karbon dioksida langsung dari atmosfer.
Regulasi ini sejatinya telah diterapkan secara bertahap sejak 2024. Saat itu bahan bakar motor MotoGP wajib memiliki setidaknya 40 persen kandungan non fosil.
Setelah perubahan regulasi bahan bakar, seluruh motor balap di MotoGP 2027 ikut mengalami penyesuaian seperti mesin baru berkubikasi 850 cc demi efisiensi penggunaan bensin.
Lalu produsen pemasok ban MotoGP 2027 juga akan beralih menjadi Pirelli.
Kombinasi tersebut diklaim dapat membantu mempercepat inovasi ramah lingkungan yang memberikan dampak positif terkhusus di dunia balap.
Alasan Penerapan Bahan Bakar Non Fosil

Pihak MotoGP menjelaskan bahwa sepeda motor memiliki peran vital dalam mendukung mobilitas berkelanjutan dan mengurangi emisi gas buang.
Mengikuti komitmen tersebut, MotoGP bekerja sama dengan manufaktur dan supplier untuk menghadirkan bahan bakar berkelanjutan.
Harapannya pengembangan tersebut dapat diterapkan untuk kendaraan sehari-hari di masa mendatang.