1 Miliar Data Pelanggan Salesforce Dicuri, Hacker Minta Tebusan
Kebocoran data Salesforce mencuat di dark web. Sekitar 1 miliar data pelanggan perusahaan besar seperti FedEx dan Disney diklaim dicuri. Hacker meminta tebusan.
Pada 3 Oktober 2025, para peneliti keamanan siber menemukan situs gelap di dark web yang menawarkan data pelanggan dari Salesforce. Klaim pelaku menyebut sekitar satu miliar data pelanggan perusahaan telah dicuri dalam beberapa minggu terakhir. Data ini berasal dari perusahaan-perusahaan besar yang menggunakan layanan cloud Salesforce untuk menyimpan informasi pelanggan mereka.
Perusahaan seperti FedEx, Toyota, Disney Hulu, dan bahkan Google serta TransUnion dilaporkan menjadi target kebocoran data Salesforce. Meski beberapa dari mereka telah mengonfirmasi adanya pencurian data, belum semua data muncul di dark web. Diduga, pelaku lebih memilih memanfaatkan data tersebut untuk memeras Salesforce langsung.
Hacker Ancam Rilis Data Jika Tidak Dibayar
Kelompok peretas yang diduga terlibat dalam kebocoran data Salesforce ini dikenal dengan nama seperti Scattered Spider, ShinyHunters, dan Lapsus$. Situs tempat data bocor dipublikasikan disebut-sebut sebagai "Scattered Lapsus$ Hunters". Kelompok ini telah lama dikenal sebagai pelaku di balik sejumlah pelanggaran data besar, termasuk kebocoran Ticketmaster dan AT&T.
Dalam pernyataan yang mereka unggah, kelompok hacker mengajak perusahaan untuk menghubungi mereka agar bisa mengambil kembali kendali atas data mereka. Mereka juga mengancam akan mengungkap data secara publik jika tidak ada respon atau pembayaran tebusan.