Logistik Tim MotoGP Langsung Dikemas Setelah Seri Mandalika

Para tim MotoGP tidak mau bersantai-santai setelah menjalani seri Mandalika 2025. Mereka langsung bergegas mempersiapkan balapan selanjutnya.

Menurut pantauan KatadataOTO di Sirkuit Mandalika pada Minggu (05/10) sore, sejumlah tim langsung mengemas semua barang-barangnya.

Seperti terlihat pada paddock milik Maverick Vinales. Meski tidak turun di MotoGP Mandalika 2025, skuad Red Bull KTM Tech3 tetap melakukan berbagai persiapan.

Termasuk untuk urusan perpindahan logistik mereka dari Indonesia ke negara selanjutnya.

Proses Pengemasan Motor Balap Tim MotoGP Setelah Seri Mandalika

Nampak semua kru menyusun barang-barang di paddock dengan rapi. Mereka menggunakan satu boks besar buat membawa semua barang.

Semisal motor balap Vinales yang dimasukan ke sebuah boks besi. Tak lupa diberikan penyangga pada ban belakang.

Kemudian diikat agar tidak mudah bergerak selama pengiriman. Jadi tidak mengalami kerusakan dan siap langsung dipakai.

Selanjutnya kuda besi milik tim Red Bull KTM Tech3 itu langsung dibalut dengan cover penutup di seluruh bodi.

Selain itu demi mengefisiensi tempat, boks motor balap Vinales turut digunakan buat menaruh beberapa barang.

Ambil contoh peralatan bengkel, suku cadang hingga meja-meja yang bisa dilipat. Sehingga tidak memakan banyak ruang ketika pengiriman.

Di sisi lain partisi-partisi yang ada di dalam paddock juga mereka angkut. Bahkan diperlakukan secara hati-hati.

Mengingat partisi atau sekat pembatas milik tim Maverick Vinales terbuat dari bahan karbon. Mempunyai harga yang tidak murah alias mahal.

Barang tersebut juga dimasukan ke box. Bikin tambah unik, di dalam disematkan busa sebagai pembatas agar masing-masing partisi tidak saling bertabrakan.

Selama proses pengemasan seluruh tim tampak serius. Mereka melakukan dengan presisi.

Perlu diketahui, proses pengiriman logistik keluar dari Indonesia turut dipantau oleh pihak Bea Cukai.

Mereka memastikan seluruh proses perpindahan logistik tim MotoGP 2025 sesuai dengan peraturan berlaku.

Bea Cukai juga menyediakan layanan Admission Temporary Admission atau Carnet de Passage en Douane (ATA/CPD). Jadi dapat memudahkan seluruh tim MotoGP.

Proses Pengemasan Motor Balap Tim MotoGP Setelah Seri Mandalika

Perlu diketahui ATA Carnet digunakan untuk barang-barang non-kendaraan bermotor. Sementara CPD Carnet dipakai buat kuda besi Vinales dan kawan-kawan.

Penuh Tanggung Jawab

Sebagai informasi, logistik tim MotoGP Mandalika 2025 memiliki berat sampai 390 ton.

Di dalam logistik tersebut, tidak hanya mengangkut motor balap maupun peralatan para tim.

Melainkan juga membawa saftey car MotoGP serta barang-barang keperluan Dorna Sport. Semua dibawa oleh DHL sebagai mitra logistik resmi sejak 2015.

"Kami hanya memiliki 36 jam untuk memindahkan setiap peralatan dari satu lokasi balapan ke lokasi berikutnya," tulis DHL di laman resmi mereka.

DHL berusaha untuk membawa semua peralatan serta perlengkapan tiba tepat waktu di negara tujuan. Hal ini penting demi kelancaran ajang balap MotoGP.

Jadi Maverick Vinales, Francesco Bagnaia sampai Marc Marquez mampu memanjakan para pencinta MotoGP.