Fenomena EGP, Sundanis Bawa Hiphop Lokal Langsung FYP di TikTok
Genre hiphop kembali menunjukkan taringnya sebagai musik yang sangat fleksibel dan dapat diterima semua kalangan, terutama saat dibalut dengan sentuhan bahasa lokal yang terasa dekat.
Rapper Sundanis membuktikan hal ini melalui single terbarunya berjudul EGP (Emang Gue Pikirin). Lagu ini sekaligus menandai babak baru karier Sundanis, karena EGP menjadi rilisan perdana setelah ia resmi bergabung dengan label musik FloorInc. Scroll untuk info lebih lanjut, yuk!
Lagu EGP secara gamblang mengangkat tema yang sangat relate dengan kehidupan sehari-hari banyak orang: pengalaman menghadapi individu yang bersikap manis di depan, namun penuh cibiran di belakang.
Sundanis, yang memiliki nama asli Rudi Supriadi, mengungkapkan bahwa fenomena ini sudah sangat umum terjadi.
"Rasanya banyak sekali orang yang mengalami hal seperti ini, dan cara menyikapinya adalah dengan bersikap masa bodoh alias EGP," ungkap Sundanis dalam keterangannya, dikutip Minggu 5 Oktober 2025.
Menariknya, Sundanis merilis EGP dalam dua versi sekaligus: versi solo dan versi duet bersama penyanyi asal Bandung, Dev Kamaco.
Proses kreatif di balik lagu EGP terbilang cepat. Sundanis hanya butuh satu hari penuh untuk menciptakan beat, menulis lirik, hingga merekam lagunya. Namun, proses pembuatan video klip justru memakan waktu yang lebih lama dan unik.
"Video klip versi solo diproduksi saat aku sedang tur di Jepang, jadi benar-benar memanfaatkan waktu di sela jadwal show atau kunjungan radio untuk syuting. Semoga lagu ini dan video musiknya bisa disukai banyak orang," jelasnya.
Meskipun selama ini dikenal lewat musik hiphop yang berbalut dangdut dan lirik berbahasa Sunda, Sundanis mengemas aransemen EGP menjadi lebih universal. Langkah ini diambil agar lagu barunya dapat dinikmati oleh penikmat musik Indonesia secara luas. Meskipun demikian, ia tetap mempertahankan sentuhan dangdutsebagai ciri khas yang melekat pada musiknya.
Perjalanan Sundanis hingga akhirnya berlabuh di FloorInc bermula ketika ia mengirimkan lagunya kepada seorang rekan di Jakarta. Tak butuh waktu lama, kabar baik pun datang: FloorInc tertarik dan memutuskan merilis EGP tanpa meminta revisi sedikit pun.
Bagi musisi yang sejak lama mengidolakan Doel Sumbang ini, bergabung dengan label tersebut membuka pintu baru untuk memperluas jangkauan musiknya. Sebelumnya, Sundanis juga pernah melakukan kolaborasi penting, seperti dengan Rotra dari Jogja Hiphop Foundation pada 2012, serta dengan rapper JepangStillichimiya dan Yungyu pada tahun 2023 dan 2024.
Setelah resmi dirilis pada 12 September 2025, single EGP langsung meledak dan viral di TikTok. Lagu EGP (Emang Gue Pikirin) banyak digunakan oleh netizen untuk dance challenge. Bahkan, beberapa publik figur ternama, seperti Nafa Urbach, Happy Asmara, Wika Salim, dan artis lainnya, ikut meramaikan dan memopulerkan lagu hiphop yang catchy ini.