Media Italia Soroti Kesalahan Fatal Jonathan David di Liga Champions
Juventus gagal meraih kemenangan saat bertandang ke markas Villarreal dalam lanjutan Liga Champions (UEFA Champions League) 2025-2026, Kamis (2/10/2025) dini hari WIB.
Laga yang digelar di Estadio de la Ceramica berakhir imbang 2-2, tetapi perhatian utama media di Italia justru tertuju pada kesalahan fatal striker anyar Juventus, Jonathan David.
Jonathan David membuang peluang emas untuk mencetak gol, yang kemudian menuai kritik pedas dari sejumlah media olahraga ternama di Italia.
Kesalahan Jonathan David terjadi di awal babak kedua saat Juventus masih tertinggal 0-1.
Menerima umpan tajam dari Francisco Conceicao, David gagal mengeksekusi bola dengan benar dan justru melewatkan kesempatan mencetak gol ke gawang yang sudah kosong.
Insiden tersebut dianggap sebagai salah satu momen paling memalukan di musim ini.
Jonathan David akhirnya ditarik keluar pada menit ke-86 untuk digantikan Dusan Vlahovic.
Media Italia Beri Nilai Rendah
Kritik tajam dari media Italia langsung bermunculan sehari setelah laga. Surat kabar Tuttosport memberi nilai 4/10 untuk Jonathan David.
“Tidak dapat dipertahankan,” tulis Tuttosport.
“Apakah itu lelucon? Sulit menemukan kata sifat, dan dia seharusnya mencetak gol juga ketika tendangannya membentur mistar gawang. Tidak ada yang bisa diselamatkan.”
Sementara itu, La Gazzetta dello Sport memberi penilaian 5, sama dengan Football Italia, dan menyoroti kegagalan David yang sulit dipahami.
Corriere dello Sport tak kalah keras dengan memberikan nilai 4,5.
“Beberapa kali dia menyentuh bola, dia mengarahkannya keluar atau mengenai mistar gawang,” tulis media tersebut.
Juventus Kembali Gagal Menang
Hasil imbang melawan Villarreal semakin memperpanjang tren tanpa kemenangan Juventus di fase grup Liga Champions 2025-2026, setelah sebelumnya juga ditahan imbang Borussia Dortmund.
Padahal, Juventus sempat membalikkan keadaan dan unggul 2-1 di pertengahan babak kedua, namun gol Renato Veiga di menit ke-90 memaksa skor berakhir 2-2.
Kapten Juventus, Manuel Locatelli, tak menutup mata terhadap performa buruk tim.
"Kami bermain buruk di babak pertama, lalu kami mulai menguasainya di babak kedua. Sayang sekali hasil imbang ini," ujar Locatelli kepada Sky Sports.
"Selama jeda, kami berdiskusi dan meningkatkan level permainan di babak kedua. Gol yang kami terima di akhir pertandingan sungguh disayangkan," lanjutnya.
Evaluasi Penampilan di Liga Champions
Hal senada diungkapkan kiper Juventus, Mattia Perin, yang menyebut kesalahan-kesalahan dasar tidak seharusnya terjadi di level Liga Champions.
"Hasil imbang ini adil mengingat apa yang kami lihat di kedua babak. Seharusnya kami bisa memastikan kemenangan lebih awal, tapi begitulah Liga Champions," kata Perin.
"Apa yang perlu kami perbaiki? Kami tim muda, jadi kami punya pengalaman dan kerja keras. Kami perlu melihat kesalahan-kesalahan yang telah kami buat dan berusaha untuk tidak mengulanginya," tambahnya.