Soroti Bakat Kenan Yildiz, Alessandro Del Piero Tuntut Reformasi Pembinaan Usia Muda di Italia

Alessandro Del Piero, Kenan Yildiz, Piala Dunia 2026, Italia, Nico Paz, Piala Dunia, Soroti Bakat Kenan Yildiz, Alessandro Del Piero Tuntut Reformasi Pembinaan Usia Muda di Italia

 Legenda sepak bola Italia, Alessandro Del Piero, memberikan pujian tinggi kepada penyerang muda berbakat, Kenan Yildiz.

Alessandro Del Piero menilai Kenan Yildiz sebagai salah satu talenta paling kreatif dan menjanjikan menjelang Piala Dunia 2026.

Di samping itu, Alessandro Del Piero juga menegaskan bahwa bakat alami serta imajinasi bermain di lapangan masih jauh dari kata punah di tanah Italia.

Hal itu menepis kekhawatiran publik mengenai merosotnya jumlah pesepak bola dengan teknik tinggi di negara tersebut.

Dalam sebuah wawancara bersama La Gazzetta dello Sport via CalcioMercato, Alessandro Del Piero sempat dimintai pendapat mengenai barisan pemain muda yang paling menarik untuk dinantikan aksinya dalam turnamen akbar mendatang.

Tanpa ragu, mantan kapten Bianconeri tersebut langsung menunjuk sang bintang muda yang kini bersinar di klub lamanya, serta beberapa nama potensial lainnya termasuk Nico Paz.

Potensi Kreativitas Pemain Muda di Piala Dunia

Piala Dunia selalu menjadi panggung bagi talenta-talenta berbakat untuk unjuk gigi.

Menatap kompetisi tersebut, perhatian eks bintang Timnas Italia ini tertuju pada beberapa nama yang diyakini mampu menyuguhkan magis di atas lapangan hijau berkat kreativitas mereka.

“Nico Paz, Arda Guler, dan Cherki membuat saya bersemangat, lalu Yildiz bersama Turki,” katanya dikutip dari Football Italia.

“Setiap tim nasional memiliki pemain dengan kreativitas dan bakat yang luar biasa. Ini hanya masalah menemukan mereka dan mengamati mereka dengan cermat.”

Kreativitas Sepak Bola Italia Belum Padam

Lebih lanjut, figur yang akrab disapa Pinturicchio ini juga angkat bicara mengenai perdebatan hangat seputar hilangnya daya pikat serta sentuhan artistik dari permainan sepak bola di negerinya.

Alessandro Del Piero, Kenan Yildiz, Piala Dunia 2026, Italia, Nico Paz, Piala Dunia, Soroti Bakat Kenan Yildiz, Alessandro Del Piero Tuntut Reformasi Pembinaan Usia Muda di Italia

Reaksi penyerang Juventus, Kenan Yildiz, pada laga Liga Italia kontra Sassuolo di Stadion Mapei, 6 Januari 2026.

Secara tegas, dirinya membantah anggapan bahwa masa keemasan talenta kreatif di negaranya telah berakhir.

“Apakah kreativitas di Italia sudah mati? Tidak, kreativitas selalu ada di sini, mungkin di cabang olahraga lain lebih dari sepak bola saat ini,” tegas Del Piero.

“Kreativitas akan ditemukan kembali di lapangan kita juga, dengan bekerja dengan cara yang paling tepat.”

Tuntutan Reformasi Pembinaan Junior

Mantan penyerang legendaris ini menaruh perhatian yang sangat besar pada metode pembinaan pemain usia dini.

Menurut pandangannya, salah satu kendala terbesar yang menghambat perkembangan bakat alami di level junior saat ini adalah besarnya rasa takut para pemain terhadap sebuah kegagalan.

“Sepak bola usia muda membutuhkan prioritas yang berbeda, karena dahulu orang-orang lebih menikmati diri mereka sendiri,” ungkap Alessandro Del Piero.

“Kekalahan mengajarkan Anda lebih banyak daripada kemenangan, jika Anda mengalaminya tanpa rasa malu. Banyak pemain muda sekarang mundur selangkah ketika menghadapi kekalahan."

"Siapa pun yang berhasil membuat mereka menikmati permainan lagi akan menemukan kembali bakat mereka,” pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang