Media Italia Kritik Jay Idzes Usai Sassuolo Kalah Lawan Bologna 0-1

Sassuolo, Bologna, Jay Idzes, Media Italia Kritik Jay Idzes Usai Sassuolo Kalah Lawan Bologna 0-1

Sassuolo gagal memanfaatkan keuntungan laga kandang usai menelan kekalahan 0-1 dari Bologna pada pekan ke-29 Liga Italia 2025-2026.

Pertandingan Sassuolo vs Bologna berlangsung di Stadion Mapei, Minggu (15/3/2026) malam WIB.

Pemain asal Belanda, Thijs Dallinga menjadi pembeda usai mencetak gol semata wayang di laga ini pada menit ke-6.

Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes kembali dipercaya bermain sebagai starter di posisi bek tengah dengan rekan duetnya, Tarik Muharemovic.

Meski gagal mencatat cleansheet, penampilan Jay Idzes pada laga ini terbilang lumayan dengan beberapa kali terlibat dalam upaya pertahanan.

Kekalahan ini membuat Sassuolo gagal menggusur Bologna di peringkat ke-8 dan kini semakin tertinggal dengan defisit empat poin.

Dikritik Media Italia

Media asal Italia, Sassuolo News menyoroti kekalahan ke-13 Sassuolo musim ini atas Bologna.

Sassuolo News memberikan rating kepada para pemain Sassuolo di laga ini, tak terkecuali Jay Idzes.

Kapten Timnas Indonesia itu mendapat rating 5 karena dianggap kurang maksimal dalam menjaga pertahanan Sassuolo dari kebobolan.

Jay Idzes mendapat kritik karena gagal menjaga Thijs Dallinga dengan baik karena terlalu sering memberi ruang.

Sassuolo, Bologna, Jay Idzes, Media Italia Kritik Jay Idzes Usai Sassuolo Kalah Lawan Bologna 0-1

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes juga mengakui bahwa timnya terlalu cepat kebobolan.

"Ia lalai memberikan terlalu banyak ruang kepada Dallinga untuk berbalik dan menyerang saat skor 0-1," tulisnya.

Selain itu, media yang menyoroti performa Sassuolo itu merasa jika Jay Idzes selalu kebobolan di saat ia juga tampil bagus di pertandingan tersebut. 

"Ia terlalu banyak kebobolan dalam pertandingan di mana ia juga melakukan beberapa penyelamatan bagus dengan tubuh untuk memblokir tembakan Dallinga," tambahnya.

Gol di Awal Laga Jadi Tekanan

Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso menilai jika gol Bologna di awal babak pertama menjadi penyebab para pemainnya mendapat tekanan.

Mental tim besutannya turun setelah kebobolan dan berada di bawah tekanan pada babak pertema meski membaik di babak kedua.

"Kami kebobolan gol ketika kami semua sedang beraksi. Jika kami tidak dipenuhi adrenalin, kami akan mengekspos kelemahan kami, dan lawan kami memiliki kekuatan untuk melihatnya dan menghukum kami," ujar Grosso dalam sesi konferensi pers.

Selain mentalitas tim, Grosso juga mengomentari minimnya peluang yang diciptakan Sassuolo di laga ini.

"Kami memiliki empat tembakan tepat sasaran dibandingkan tiga, dan itu adalah data objektif. Kemudian ada banyak hal lain yang perlu dibahas," sambungnya.

Lebih lanjut, Grosso bertekad untuk melupakan hasil ini dan memalingkan fokusnya ke laga selanjutnya. 

"Kami telah melakukan hal-hal luar biasa, dan kami telah melakukannya dengan baik meskipun masih banyak pertandingan tersisa. Kuncinya adalah memotivasi diri sendiri untuk melakukannya," tutupnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang