Aktivitas Menggambar Efektif Kurangi Stres, Tak Harus Jago Seni

cara mengatasi stres, menggambar, Cara mengatasi stres, menggambar mengatasi stres, menggambar efektif mengatasi stres, Aktivitas Menggambar Efektif Kurangi Stres, Tak Harus Jago Seni

Stres seringkali datang tanpa diduga, entah karena pekerjaan, urusan rumah tangga, atau situasi yang sulit dikendalikan. 

Untuk meredakannya, sebagian orang memilih olahraga, meditasi, atau sekadar beristirahat. Namun, ada satu cara sederhana yang mungkin belum banyak disadari, yaitu menggambar.

Menurut Casey O’Brien Martin, konselor kesehatan mental sekaligus terapis seni, proses menciptakan gambar dapat memberikan efek relaksasi. 

“Saat seseorang fokus pada proses membuat karya seni, mereka tidak memikirkan masa lalu atau terlalu khawatir dengan masa depan. Perhatian mereka penuh pada momen sekarang,” jelasnya, dikutip dari PureWow, Selasa (30/9/2025).

Penelitian ungkap menggambar bisa menurunkan hormon stres

Manfaat menggambar bukan sekadar teori. Sebuah penelitian pada 2016 yang dimuat dalam Journal of the American Art Therapy Association menemukan bahwa sesi terapi seni selama 45 menit mampu menurunkan kadar kortisol, yaitu hormon yang erat kaitannya dengan stres.

Martin menambahkan, hasil tersebut sejalan dengan temuan pada 2017 di jurnal The Arts in Psychotherapy. 

Penelitian tersebut menunjukkan, aktivitas seni dapat meningkatkan aliran darah ke medial prefrontal cortex, area otak yang berhubungan dengan rasa bahagia dan penghargaan diri. 

“Membuat karya seni bisa memicu emosi positif, bahkan pada orang yang tidak menganggap dirinya sebagai seniman,” ujarnya.

Menggambar membantu mengurai emosi sulit

Banyak orang kesulitan mengekspresikan perasaan dengan kata-kata, apalagi saat emosi terasa campur aduk. Dalam situasi ini, menggambar bisa menjadi media alternatif.

“Ketika kata-kata tidak cukup untuk menggambarkan perasaan kita, gambar bisa menjadi jembatan. Imajinasi dan simbol visual sering kali lebih jujur dalam merekam pengalaman emosional,” tutur Martin.

Misalnya, seseorang yang merasa marah atau gelisah bisa melampiaskan emosinya melalui coretan besar dengan spidol hitam di kertas kosong. 

Aktivitas sederhana itu dapat membantu menyalurkan energi negatif secara sehat dan menenangkan pikiran.

Tak harus jago seni

Banyak orang enggan mencoba karena merasa tidak memiliki bakat menggambar. Padahal, menurut Martin, hal itu bukanlah penghalang. 

“Siapa pun bisa merasakan manfaatnya. Tidak perlu khawatir soal hasil akhir, karena yang terpenting adalah proses mencipta, bukan kualitas gambar,” katanya.

Jika merasa canggung, coba mulai dengan doodle atau corat-coret bebas, bahkan dengan tangan non-dominan. Cara ini membantu melepaskan ekspektasi bahwa gambar harus terlihat bagus.

Latihan menggambar untuk redakan stres

Ada berbagai cara untuk memulai aktivitas menggambar sebagai terapi sederhana. Simak cara berikut ini:

1. Menggambar tempat damai

Mulai dengan menutup mata, bayangkan lokasi yang menenangkan, lalu tuangkan dalam bentuk gambar.

2. Mengikuti alunan musik

Biarkan tangan bergerak mengikuti irama lagu, tanpa memikirkan bentuk tertentu.

3. Membuat pola sederhana atau zentangle

Buatlah kombinasi garis, titik, dan kurva dapat membantu otak lebih rileks.

4. Mengilustrasikan afirmasi positif

Tulis kalimat seperti “Saya tenang” atau “Saya mampu” lalu hias dengan warna. Kalimat afirmasi positif bisa menyalurkan energi positif ke tubuh.

5. Menggambar hal-hal yang disyukuri

Dari secangkir kopi, pelukan keluarga, hingga sinar matahari, menuangkannya dalam gambar bisa meningkatkan rasa optimistis.

Seni untuk hidup yang lebih terkendali

Bagi sebagian orang, menggambar hanyalah hobi, tetapi bagi banyak lainnya, ini bisa menjadi alat terapi yang membantu mereka merasa lebih tenang. 

Martin menekankan, manfaat utama dari aktivitas ini bukan hanya hasil visual, tetapi juga pengalaman melepaskan diri dari beban pikiran.

“Menggambar memberi kita sedikit ruang untuk merasa lebih berdaya. Di tengah situasi yang sulit dikendalikan, seni menghadirkan rasa kontrol sekaligus kelegaan,” ujarnya.

Siapa pun bisa mencoba mengambil pensil atau spidol, lalu membiarkan tangan bergerak bebas di atas kertas. Siapa tahu, coretan sederhana justru menjadi kunci untuk meredakan stres dan menenangkan hati.