Usung 'Bigger Dream', MMSGI dan Yayasan LINE Berdayakan Masyarakat Bidang Pendidikan
Perusahaan Unicorn energi berkelanjutan, MMS Group Indonesia (MMSGI), menggandeng Yayasan Life After Mine (LINE) guna mempertegas komitmennya dalam menghadirkan dampak sosial berkelanjutan melalui program 'Bigger Dream'.
Chief Executive Officer (CEO) MMSGI, Sendy Greti mengatakan, melalui program Bigger Dream, pihaknya berkomitmen menghadirkan perubahan positif di bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat pada pilar pendidikan.
"Kami berharap dapat menciptakan dampak yang nyata, berkesinambungan, dan memberi kesempatan lebih luas bagi anak-anak Indonesia untuk berani bermimpi lebih besar," kata Sendy dalam keterangannya, Jumat, 26 September 2025.
Keceriaan anak-anak sekolah dasar meriahkan back to school edisi puasa bareng
Dia menjelaskan, program ini dirancang dengan berbagai pilar fokus yang dapat dijalankan sesuai kebutuhan masyarakat. Untuk pilar pendidikan, Bigger Dream dimulai di Jakarta dengan target renovasi satu sekolah setiap tahunnya, sekaligus menghadirkan dukungan bagi siswa dan guru melalui penyediaan fasilitas belajar serta kegiatan relawan.
Tahun ini, selain kegiatan di Jakarta yang masih terus berlangsung, Bigger Dream juga hadir di Bali dengan rangkaian aksi yang memadukan kepedulian lingkungan, dukungan pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Rangkaian kegiatan di Bali diawali dengan aksi bersih-bersih Pantai Jerman, Kabupaten Badung, yang melibatkan komunitas relawan Dewata Shelter, Miss Tourism International Indonesia 2025 Ni Made Dwiguna Pradyaniswari, serta puluhan relawan lainnya.
Usai kegiatan di pantai, rombongan melanjutkan aksi sosial dengan menyalurkan donasi bagi warga terdampak banjir di Desa Ubung Kaja, Denpasar. Bantuan berupa makanan dan tas sekolah berisi perlengkapan belajar diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta menjaga semangat anak-anak untuk tetap bersekolah pasca bencana.
Selanjutnya, MMSGI dan Yayasan LINE melanjutkan program dengan mengunjungi Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Bali di Jimbaran. mereka pun melakukan renovasi atap dan pengecatan ruang kelas, untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman.
"Selain renovasi, bantuan berupa sembako serta fasilitas pendukung lainnya juga diserahkan untuk mendukung kebutuhan sehari-hari penghuni asrama. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar sekaligus memberikan kenyamanan bagi anak-anak di YPAC," ujarnya.
Senada, Ketua Yayasan LINE, Mochammad Bihar menegaskan, kolaborasi ini merupakan bukti nyata kepedulian yang dapat menghadirkan perubahan berkelanjutan.
"Program Bigger Dream di Bali adalah bukti bahwa kepedulian bisa menjadi gerakan bersama. Kami terbuka bagi siapa pun yang ingin menyalurkan program berdampak luas, karena hanya dengan kolaborasi kita dapat menciptakan perubahan nyata bagi masyarakat Indonesia," ujarnya.