Cuaca Membaik, Kampung Wae Rebo Kembali Dibuka untuk Wisatawan
Spot wisata kampung adat Wae Rebo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur mulai dibuka kembali untuk kunjungan wisatawan pada Senin (22/9/2025).
Sebelumnya, spot wisata Wae Rebo ditutup akibat cuaca buruk sejak 9 September 2025.
"Wae Rebo dibuka kembali pada Senin (29/9/2025)" kata Ketua Lembaga Pelestari Budaya Wae Rebo, Mikael Tonso, saat dikonfirmasi Senin sore.
Ia mengungkapkan, akses ke spot wisata itu dibuka kembali untuk wisatawan dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya, kondisi cuaca di kawasan Desa Wisata Wae Rebo selama tiga hari ke belakang ini sudah cukup membaik atau tak turun hujan lagi.
"Kami telah memperbaiki jalan dan menentukan jalan alternatif dalam memperlancar aktivitas kita ke depan. Kami sebagai pengelola dengan resmi membuka kembali aktivitas pariwisata Wae Rebo," ujar Mikael.
Meski sudah dibuka, pihaknya tetap mengimbau kepada para wisatawan untuk tetap waspada dan menjaga keselamatan (safety first) karena kondisi cuaca sekarang tidak menentu.
"Terima kasih karena menjadikan Wae Rebo sebagai tujuan wisata anda selama di Flores. Kami berharap doa kita bersama untuk cuaca yang baik ke depan," imbuhnya.
Sebelumnya, Lembaga Pelestari Budaya Wae Rebo, Kabupaten Manggarai, NTT, menutup sementara destinasi wisata Kampung Adat Wae Rebo, untuk wisatawan.
Ketua Lembaga Pelestari Budaya Wae Rebo, Mikael Tonso, menjelaskan penutupan sementara destinasi itu disebabkan cuaca buruk.
“Berhubungan dengan cuaca buruk hujan lebat dan tanah longsor di kawasan wisata Wae Rebo, untuk sementara kami tutup dulu,” jelas Mikael saat dikonfirmasi, Kamis (11/9/2025).
Wisata di pegunungan terpencil
Foto : Objek wisata Wae Rebo, Kabupaten Manggarai NTT.
Wae Rebo adalah desa adat kecil yang terletak di pegunungan terpencil, Kampung Satar Lenda, Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.Lokasi Desa Wae Rebo tepatnya berada di barat daya Kota Ruteng. Letak Desa Wae Rebo berada di ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut.
Tempat tersebut layak disebut sebagai surga di atas awan. Wae Rebo merupakan desa wisata yang menyimpan potensi wisata unik dengan pemandangan khas pegunungan, 7 rumah adat, dan budaya lokal.
Pengunjung akan melihat pemandangan alam yang indah saat tiba di Desa Wae Rebo, berupa gunung-gunung yang saling berpadu.
Hamparan rerumputan hijau dengan sapuan kabut memberikan suasana magis, tenang, dan damai.
Masyarakat setempat akan menyambut pengunjung dengan ramah. Pemandangan unik di desa tersebut adalah 7 rumah adat berbentuk kerucut yang telah bertahan selama 19 generasi. Rumah adat terletak di puncak bukit yang hijau.
Rumah adat memberikan kesan tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.