Semburan Api Muncul di Bendungan Jatigede, Diduga Gas Metana dari Septic Tank Lama
Warga di sekitar genangan Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, digemparkan dengan munculnya semburan api yang disertai bau menyengat.
Fenomena itu pertama kali terlihat di area waduk yang surut, tepatnya di Kawasan Tugu Wado, Dusun Maleber, Desa sekaligus Kecamatan Wado.
Semburan tersebut awalnya ditemukan seorang pemancing bernama Ujang Ajun, yang juga menjabat sebagai Kepala Dusun di Desa Cikareo Selatan.
"Awal mulanya Ujang Ajun, dia salah satu Kepala Dusun di Desa Cikareo Selatan, pada Senin (8/8/2025) sekira pukul 10.00 menemukan itu. Saat itu, dia sedang memancing di area tersebut. Dia menyalakan api untuk merokok. Saat menyalakan rokok, api menyembur dari tanah," kata Anggota Pusdalops BPBD Sumedang, Dede Fadilah, Selasa (9/9/2025).
Diduga Berasal dari Gas Metana
Menurut Dede, saat tim BPBD mengecek lokasi, tidak tercium bau belerang. Sebaliknya, semburan api itu diduga berasal dari uap gas metana yang terperangkap di septic tank lama. Lokasi itu dulunya merupakan kawasan permukiman sebelum tergenang oleh air waduk.
"Diduga dari uap gas metana yang terkumpul di dalam septic tank, karena lokasi tersebut dulunya wilayah permukiman warga," ujar Dede.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa hal tersebut baru sebatas dugaan. "Asumsi saya itu, belum bisa dipastikan, butuh kajian," tambahnya.
Pernah Terjadi Kasus Serupa
Dede menuturkan, analisis ini juga berkaca dari pengalaman sebelumnya. Ia pernah menangani kasus di Tanjungsari, di mana lantai rumah warga retak dan mengeluarkan gas akibat adanya ventilasi septic tank yang bocor.
"Berkaca dari pengalaman saya saat penanganan rumah warga di Tanjungsari yang tegelnya retak dan mengeluarkan gas, ternyata saat dicek, di bawah tegel ada saluran pentilasi septic tank yang bocor," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa api tidak menyala terus-menerus, melainkan hanya muncul bila ada pemicu. "Sudah padam. Api muncul jika ada yang menyulut, hanya di titik itu saja, di titik lain tidak menyala," ucapnya.
Warga Sempat Panik
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto, membenarkan bahwa laporan semburan api ini berawal dari temuan Ujang Ajun. Peristiwa tersebut sontak membuat warga resah karena khawatir menimbulkan bahaya.
Tim BPBD pun segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan lebih lanjut. Hingga kini, kepastian sumber semburan api tersebut masih menunggu kajian mendalam.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Awal Mula Penemuan Semburan Api di Bendungan Jatigede, Diduga Bekas Septic Tank Permukiman Warga
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.