Masih Ngeyel dengan Strateginya, Ruben Amorim Tegaskan tak Mau Ubah Formasi 3-4-3
Manajer Manchester United, Ruben Amorim mengatakan, bahwa Paus pun tidak bisa memaksanya untuk mengubah formasinya.
Hal itu ia ungkapkan setelah ditanyai apakah salah satu pemilik Manchester United, Sir Jim Ratcliffe, telah memintanya untuk mengubah taktiknya.
Amorim kini berada di bawah tekanan yang semakin besar di Old Trafford. Hal itu menyusul awal terburuk Setan Merah di Premier League dalam 33 tahun.
Ruben Amorim Ogah Ubah Formasi 3-4-3 Manchester United
Amorim dikritik karena terlalu terpaku dengan formasi 3-4-3. Seharusnya, ia menggunakan empat bek.
Namun, ketika ditanya apakah Ratcliffe menyarankan perubahan formasi dalam sebuah pertemuan di Carrington pada Kamis lalu, Amorim mengatakan bahwa intervensi suci pun tidak bisa mengubah pikirannya.
"Tidak, tidak, tidak. Tidak seorang pun. Bahkan Paus sekalipun," kata Amorim.
"Ini pekerjaan saya. Ini tanggung jawab saya. Ini hidup saya. Akan ada evolusi, tetapi kita perlu mengambil semua langkah yang baik," tambahnya.
Amorim tetap berpegang pada prinsipnya, tetapi pelatih 40 tahun itu mengungkapkan bahwa ia akan mempertimbangkan apakah akan melakukan perubahan di posisi penjaga gawang.
Altay Bayindir Belum Tentu Jadi Kiper Utama Manchester United
Kiper Manchester United, Altay Bayindir, telah menjadi starter dalam empat pertandingan untuk Setan Merah sejauh musim ini.
Ia menghadapi persaingan dari kiper baru yang direkrut di hari terakhir bursa transfer, Senne Lammens. Amorim menegaskan, bahwa Bayindir tidak dijamin akan tetap menjadi kiper nomor satu.
"Tidak ada yang punya tempat yang merupakan tempatnya," ujarnya.
"Semua orang harus berjuang. Semua orang berjuang untuk mendapatkan tempat. Saya hanya berusaha memenangkan pertandingan. Mencoba melihat opsi terbaik untuk memenangkan pertandingan berikutnya. Jadi, di akhir musim, mungkin tim yang akan bermain akan berbeda," tegas Amorim. (sof)