Nekat Berenang di Kanal, Sepasang Turis Asing Diusir dari Venesia

grand canal venice, kenapa dilarang berenang di kanal venesia, aturan wisata di kanal venesia, larangan di kanal venesia, pelanggaran wisata di venesia, Nekat Berenang di Kanal, Sepasang Turis Asing Diusir dari Venesia

Sepasang turis asing diusir dari Kota Venesia, Italia, pada hari yang sama ketika tiba di negara tersebut gegara nekat berenang di Grand Canal.

Dilansir dari CNN, Rabu (17/9/2025), turis laki-laki asal Inggris (35) dan turis perempuan asal Rumania (25) ketahuan berenang di Grand Canal pada Kamis (11/9/2025).

Kronologi bermula saat pasangan yang tidak disebutkan namanya itu terjun dari di dekat jembatan Accademia, dekat Lapangan Santo Markus.

Tak lama setelahnya, para pendayung gondola di kios Rio San Vidal menelepon pihak kepolisian setempat dan menyuruh mereka keluar dari kanal.

Pasangan tersebut dikenakan denda sebesar 450 Euro atau sekitar Rp 8,7 jutaan per orang dan wajib meninggalkan Venesia dalam 48 jam.

"Saya berterima kasih kepada para pendayung gondola atas kerja sama dan pelaporan tepat waktu mereka," kata Anggota Dewan Keamanan Venesia, Elisabetta Pesce, dikutip dari CNN.

“Venesia harus dipertahankan dari mereka yang tidak menghormatinya: melindungi kota berarti memastikan kesopanan bagi penduduk dan pengunjung yang menikmatinya dengan sopan," lanjut dia,

Kasus sebelumnya

Ini bukan kali pertama pihak kepolisian di Kota Venesia mendapati turis nekat berenang di Grand Canal Venesia.

"Sejak awal tahun, kami telah mengeluarkan total 1.136 perintah pengusiran atas insiden degradasi dan perilaku tidak beradab," ujar Wakil Komandan Kepolisian Daerah Venesia, Gianni Franzoi.

Dari ribuan kasus pelanggaran wisata di Venesia, sekitar 10 di antaranya disebabkan oleh berenang di kanal.

Franzoi menuturkan, perilaku buruk turis termasuk dampak dari pariwisata berlebihan (overtourism) di wilayah tertentu, termasuk Venesia, yang membuat insiden semacam ini terus meningkat.

Setahun lalu pada Juli 2024, seorang pria Australia didenda dan diusir karena menyelam dari Jembatan Rialto setelah teman-temannya mengunggah aktivitas tersebut di media sosial.

Dua turis Perancis juga didenda dan diusir karena berenang telanjang di kanal pada 2023, serta seorang pria Jerman didenda dan diusir karena berselancar di kanal pada 2022.

Mengapa dilarang berenang di kanal Venesia?

grand canal venice, kenapa dilarang berenang di kanal venesia, aturan wisata di kanal venesia, larangan di kanal venesia, pelanggaran wisata di venesia, Nekat Berenang di Kanal, Sepasang Turis Asing Diusir dari Venesia

Ilustrasi seseorang memegang gelato dengan latar belakang kanal di Venesia, Italia.

Berenang di kanal Venesia dilarang karena berbagai alasan meliputi lalu lintas perahu yang padat dan kurangnya kebersihan air kanal.

Warganet juga mengomentari kasus serupa yang berulang kali dilakukan oleh turis asing di kota ini.

“Venesia Bukan Disneyland”, ungkap warganet di Faceboook yang menyampaikan kemarahan mereka atas tindakan tidak masuk akal dan berbahaya tersebut, seperti dikutip Independent.

Tak kalah membuat frustasi masyarakat setempat, turis asing juga kerap sengaja berjemur menggunakan bikini di depan gereja-gejera bersejarah di Venesia, berselancar di sungai, dan menggunakan sepeda dan skuter listrik dengan kecepatan tinggi.

Dikutip dari The Guardian, oknum turis juga kerap membuang sampah sembarangan yang membuat keindahan Kota Venesia berkurang, serta memberi makan merpati dan memblokir jembatan hingga penuh.

Saat ini, pemerintah Venesia tengah berupaya mengurangi jumlah turis asing lewat pemberlakuan pajak turis sebesar 5 Euro atau Rp 97 ribuan untuk turis harian pada hari-hari sibuk, seperti akhir pekan maupun musim liburan.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.