Dishub Gelar Rekayasa Lalu Lintas di DI Panjaitan Hingga 2026

 Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta akan melakukan rekayasa lalu lintas di jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur. Langkah ini diilakukan karena adanya pekerjaan konstruksi pembangunan saluran "jacking" dan "crossing" di kawasan tersebut.

Tak tanggung-tanggung, rekayasa lalu lintas tersebut akan dilakukan mulai 10 September 2025 hingga 13 Februari 2026.

“Sehubungan dengan pembangunan saluran 'jacking' dan 'crossing' di Jalan DI Panjaitan Jakarta Timur maka diberlakukan rekayasa lalu lintas di sekitar jalur yang terdampak," ungkap Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dilansir Antara (13/09).

Pekerjaan sendiri dilakukan mulai dari samping Underpass Cawang hingga simpang Kalimalang arah Tanjung Priok. Kemudian ada juga pembangunan crossing di depan Unit Pengelola Penyelidikan, Pengujian dan Pengukuran Sumber Daya Air (UP4 SDA).

Simak Rekayasa Lalu Lintas saat Pesta Rakyat 17 Agustus  di Monas
Selama pekerjaan berlangsung bakal ada pengurangan atau penyempitan badan jalan. Karena itu, Dishub melakukan rekayasa lalu lintas untuk menjaga konsistensi lajur sekaligus mengurangi potensi kemacetan.

Titik pekerjaan berada di beberapa lokasi strategis antara lain depan Park Hotel, Patria Park, Yodya Karya, Wika Tower, Perumnas, hingga Brantas 1 dan 2 (rumah pompa).

Sementara itu pekerjaan saluran "crossing" akan dilaksanakan dalam lima segmen pada pukul 22.00 hingga 04.00 WIB. Pada pagi harinya, area pekerjaan akan ditutup plat agar tetap bisa dilintasi kendaraan.

Syafrin mengimbau masyarakat agar menghindari Jalan DI Panjaitan selama pekerjaan berlangsung dan menyesuaikan dengan pengaturan lalu lintas yang berlaku.

Berikut rekayasa lalu lintas selama proses pembangunan saluran berlangsung:

Rekayasa lalu lintas di Jakarta Timur
  1. Sebagai upaya optimalisasi konsistensi lajur, maka separator jalur Transjakarta sepanjang sekitar 150 meter dibongkar sementara sehingga bus melintas bercampur dengan kendaraan umum. Separator akan dipasang kembali setelah pekerjaan selesai.
  2. Putaran balik (Selatan-Selatan) di depan gedung Patria Park ditutup. Kendaraan dialihkan untuk berputar di atas Underpass Cawang atau Halim Baru.
  3. Putaran balik (Utara-Utara) di depan Gedung Brantas ditutup. Kendaraan dialihkan melalui Jalan Laksamana Malahayati dan dapat berputar di depan Pasar Ciplak.