Pebalap F1 Max Verstappen Tertarik Masuk MotoGP
Pebalap Formula 1 Max Verstappen, dikabarkan tertarik masuk MotoGP. Juara dunia F1 empat kali itu disebut tengah melirik peluang untuk memiliki tim balap di ajang balap motor paling prestisius tersebut.
Seperti disitat SkySport.it, Verstappen melalui tim manajemennya bersama sang ayah, Jos Verstappen, sudah berkominikasi dengan dua tim satelit MotoGP yakni LCR Honda milik Lucio Cecchinello dan Trackhouse Aprilia milik Justin Marks.
Tujuannya adalah untuk menilai kemungkinan membeli saham tim tersebut hingga 100 persen. Namun, kabar terbaru menyebutkan bahwa baik Cecchinello maupun Marks sama sekali tidak berniat melepas kepemilikannya.
“Sepertinya mimpi Max tidak akan segera terwujud, karena ia harus menunggu seseorang memberi ‘lisensi’ tempat di grid,” tulis laporan tersebut, dikutip Crash, Minggu (7/9/2025).
Rumor ini muncul hanya beberapa hari setelah mantan bos tim F1 Haas, Guenther Steiner, dikonfirmasi membeli Tech3 KTM. Sebelumnya, Lewis Hamilton juga pernah dikaitkan dengan tim Gresini, tetapi tak pernah terealisasi.
Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memacu motornya selama sesi latihan bebas di MotoGP Perancis 2025 di Sirkuit Le Mans pada 10 Mei 2025.
Nilai Pasar Tim MotoGP Terus Naik
Sky memperkirakan harga sebuah tim MotoGP saat ini berada di kisaran 25 juta sampai 30 juta euro (sekitar Rp 450 miliar –=sampai Rp 540 miliar).
Namun, nilai ini bisa melonjak dalam waktu dekat seiring dengan Liberty Media, pemilik hak komersial Formula 1, yang resmi mengambil alih MotoGP. Kehadiran Liberty diprediksi akan meningkatkan daya tarik komersial, termasuk harga tim.
Kekayaan Max Verstappen
Bicara peluang investasi, Verstappen jelas punya modal besar. Menurut laporan Forbes dan Celebrity Net Worth, kekayaan bersih pembalap asal Belanda itu diperkirakan mencapai 90 juta – 120 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,4 triliun sampai Rp 2 triliun.
Max Verstappen adu balap dengan drone Red Bull
Sebagian besar kekayaannya berasal dari kontrak bersama Red Bull Racing yang nilainya mencapai sekitar 55 juta dollar AS per tahun (gaji plus bonus).
Selain itu, Verstappen juga mendapatkan pemasukan dari sponsor pribadi dan investasi, termasuk melalui Verstappen.com Racing yang menaungi program GT3, DTM, dan rally.
Dengan kekayaan sebesar itu, masuk ke MotoGP jelas bukan hal mustahil bagi Verstappen. Hanya saja, tantangan utamanya ada pada ketersediaan slot tim, karena mayoritas pemilik saat ini enggan melepas saham.
Rumor Max Verstappen ingin memiliki tim MotoGP memang menarik, apalagi mengingat hubungannya yang erat dengan dunia balap sejak kecil dan kekayaan besar yang dimilikinya.
Meski peluang jangka pendek tampak sulit, bukan tidak mungkin di masa depan Verstappen benar-benar menjadi sosok yang menjembatani dua dunia balap terbesar: Formula 1 dan MotoGP.
Bila itu terjadi, langkah ini bisa menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah motorsport modern.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.