Terkenal Jago Trash Talk, Max Holloway Siap Ladeni Conor McGregor di Dalam dan Luar Oktagon
Max Holloway menyatakan kesiapannya menghadapi Conor McGregor dalam laga utama UFC 329 yang akan digelar pada 11 Juli 2026 di T-Mobile Arena, Las Vegas. Meski keduanya belum pernah bertemu lagi sejak duel pertama mereka pada 2013, Holloway mengaku tidak memiliki keraguan menghadapi mantan juara dua divisi tersebut.
Pertarungan ini akan menjadi momen kembalinya McGregor ke UFC setelah absen selama lima tahun. Sebelumnya, petarung asal Irlandia itu sempat dijadwalkan menghadapi Michael Chandler di UFC 303 pada Juni 2024, namun laga tersebut batal terlaksana.
Bagi Holloway, panjangnya masa absen McGregor bukanlah sesuatu yang perlu dipermasalahkan.
Conor McGregor vs Max Holloway.
"Ya sudahlah, pertarungan tetaplah pertarungan," kata Holloway melalui kanal YouTube pribadinya.
Ia juga menilai McGregor menunjukkan keseriusan untuk kembali bertarung berdasarkan aktivitas yang dibagikannya di media sosial.
"Banyak orang membicarakan tentang kemungkinan Conor tidak hadir, atau bahkan apakah dia sedang berlatih, tetapi dia terlihat sangat berdedikasi dari semua yang dia unggah, dan saya pikir dia cukup serius. Saya pikir dia sangat merindukan olahraga ini dan benar-benar ingin kembali ke sana, jadi saya senang atas kesempatan ini, dan tanggal 11 Juli rasanya terlalu lama untuk ditunggu," ujarnya.
Holloway memahami bahwa salah satu kekuatan terbesar McGregor selama ini adalah kemampuannya membangun tensi lewat perang kata-kata. Namun petarung berjuluk "Blessed" itu mengaku siap jika McGregor memilih jalur tersebut menjelang pertarungan.
Sebagai catatan, McGregor pernah mengalahkan Holloway lewat keputusan mutlak dalam pertemuan pertama mereka pada 2013, jauh sebelum keduanya mencapai puncak karier masing-masing.
"Conor McGregor adalah Conor McGregor," kata Holloway.
"Saya pikir dia akan bersikap hormat sampai batas tertentu, tetapi dia pandai berbicara. Jadi, jika dia mulai berbicara, Anda mungkin akan melihat sedikit sisi 'anak Waianae' saya keluar dalam hal ini. Karena tidak banyak dari kalian yang tahu, jika kalian ingin mengolok-olok, saya juga suka mengolok-olok, hanya saja saya tidak terlalu sering melakukannya. Tetapi jika dia ingin menempuh jalan itu, saya akan senang untuk berduel," lanjutnya.
Max Holloway juga meyakini pertarungan melawan Conor McGregor akan menjadi salah satu laga paling menarik bagi para penggemar karena mempertemukan dua petarung dengan kemampuan striking kelas dunia.
"Saya rasa para penggemar akan disuguhi tontonan menarik dalam pertarungan ini. Dua petarung dengan kemampuan striking yang bagus, pertarungan seru, dua seniman bela diri campuran. Ini akan menjadi pertarungan hebat, di kelas berat di mana saya dan dia sama-sama dalam kondisi sehat. Ini akan menjadi pertarungan yang menyenangkan, saya rasa begitu."
Ia menegaskan bahwa targetnya bukan sekadar menang angka, melainkan mengakhiri pertarungan dengan knockout.
"Saya akan bertarung tanpa mengincar waktu lama, saya mengincar kemenangan KO. International Fight Week, akan ada banyak penonton, pertarungan besar, dan saya ingin mengakhirinya dengan gemilang," pungkas Holloway.
Psywar melawan Khabib Nurmagomedov
Sebagaimana diketahui, Conor McGregor merupakan salah satu petarung yang dikenal sangat piawai melancarkan trash talk atau psywar kepada lawan-lawannya sebelum pertandingan.
Kemampuan tersebut bahkan menjadi salah satu ciri khas yang ikut mengangkat popularitasnya di UFC. Salah satu momen paling ikonik terjadi menjelang duel panas melawan mantan juara kelas ringan UFC, Khabib Nurmagomedov, yang diwarnai perang kata-kata sengit sebelum keduanya bertemu di dalam oktagon.
Bahkan saat pertarungan berlangsung di dalam oktagon, momen psywar antara Conor McGregor dan Khabib Nurmagomedov tetap berlanjut. Ketika berada dalam posisi dominan di atas McGregor dan melancarkan serangkaian pukulan, petarung asal Dagestan itu sempat melontarkan kalimat ikonik, "Let's talk now" atau "Sekarang bicara," sambil terus menghujani lawannya dengan serangan. Momen tersebut menjadi salah satu adegan paling dikenang dalam rivalitas panas mereka di UFC.