Mobil Sebagai Kanvas, Denza Tampilkan Kolaborasi Seni di ArtMoments
Di antara puluhan karya seni yang dipajang dengan apik di area pameran ArtMoments tahun ini, terdapat salah satu sisi area yang menampilkan karya seni dengan medium yang unik, yakni unit mobil sebagai kanvasnya.
brand premium Denza, BYD Indonesia menyajikan instalasi bertemakan "Art in Motion" yang menggabungkan seni visual dan audio dengan mobil sebagai mediumnya.
Head of Public & Government Relations PT BYD Indonesia Luther T. Panjaitan mengatakan, pameran ini menjadi cara bagi Denza menunjukkan pandangannya terhadap seni dan kemewahan sebagai dua hal yang saling berkaitan.
"Karena kita percaya kemewahan dan seni itu sesuatu yang tidak bisa dipisahkan. Melalui seni ini kita juga bisa memanifestasikan bagaimana kemewahan yang ada di kendaraan Denza," ujar Luther saat ditemui di ArtMoments Jakarta 2026 pada Kamis (04/06).
Mobil sebagai kanvas seni
Karya Seni Arief Witjaksana pada DENZA D9
Salah satu karya yang mencuri perhatian hadir melalui kolaborasi Denza dengan seniman Indonesia Arief Witjaksana. Sebuah unit kendaraan premium Denza D9 yang disulap menjadi medium ekspresi visual dengan menampilkan sentuhan karakter dan dunia imajinatif khas Arief.
Luther menjelaskan, pihaknya sengaja memberikan ruang bagi Arief untuk menerjemahkan identitas artistiknya ke dalam bentuk yang tidak biasa.
"Ini adalah satu sebuah kegiatan kreatif yang memberikan kesempatan seniman Indonesia yang berprestasi seperti Pak Arief Witjaksana untuk juga menunjukkan kepada konsumen, karyanya diimplementasikan ke sebuah platform yang unik, yaitu kendaraan," tutur Luther.
Proyek tersebut menjadi pengalaman yang berbeda sekaligus membanggakan bagi Arief pribadi. Apalagi kendaraan yang digunakan, menurutnya, merupakan produk yang dekat dengan aspirasi banyak keluarga Indonesia.
"Denza ini mobil impian banyak keluarga Indonesia, jadi buat saya sangat membanggakan. Senang sekali," ungkap Arief ketika diwawancarai dalam kesempatan yang sama.
Arief Witjaksana menandatangani karya seninya di atas mobil Denza D9 dalam acara ArtMoments 2026 pada Kamis (04/06)
Pada karya tersebut, Arief menghadirkan tema bertajuk "The Mallacan Leisure". Ia menggambarkannya sebagai sebuah ruang imajiner tempat karakter-karakter ciptaannya berkumpul dan bersantai.Arief pun menambahkan bahwa dalam proses kreatifnya, Denza memberinya kebebasan berekspresi selama proses kreatif berlangsung dengan tetap melibatkan beberapa elemen identitas merek sebagai acuan visual.
"Diberi kebebasan dari Denza, tapi dengan ada pakem. Ada brand guideline-nya dengan warna biru dan segala macam," kata Arief.
Menurut Arief, proses pengerjaan karya tersebut memakan waktu sekitar satu minggu, dimulai dari pembuatan sketsa, penyusunan desain, sampai dengan tahap persetujuan akhir sebelum diaplikasikan ke kendaraan.
Meskipun prosesnya terbilang cepat, Arief menghadapi tantangan tersendiri disebabkan oleh ukuran media karya seni yang lebih besar dari yang biasanya ia gunakan.
"Kalau di mobil lebih ke bentuk konturnya. Karena enggak flat seperti kanvas, jadi kita harus bisa merasakan bodinya," ungkapnya.
Menghadirkan pengalaman seni melalui suara
Musisi Gabriel Cheah sedang mencoba pengalaman audio imersif di mobil Denza B8 yang menyetel instalasi karyanya bertajuk HEAD IN THE CLOUDS dalam acara ArtMoments 2026 pada Kamis (04/06)
Selain karya visual, Denza juga menghadirkan pengalaman audio melalui kolaborasi dengan merek audio premium asal Eropa, Devialet.Menurut Luther, salah satu kendaraan Denza B8 yang dipamerkan dimanfaatkan untuk memperlihatkan kemampuan sistem suara premium yang terintegrasi di dalam kabin.
"Yang kita showcase ini adalah teknologi interior, khususnya sound system yang bekerja sama dengan merek terkenal Eropa, Devialet," ujar Luther.
Melalui instalasi tersebut, pengunjung dapat menikmati karya audio bertajuk HEAD IN THE CLOUDS karya musisi internasional Gabriel Cheah sambil merasakan langsung kualitas suara yang dihasilkan sistem audio kendaraan Denza.
Karya musisi dan seniman kontemporer asal Malaysia tersebut dinamakan demikian karena menghadirkan sensasi berada di dalam pesawat yang melaju di ketinggian 40.000 kaki.
"Saya ingin menghadirkan ruang emosional yang memadukan harapan, energi positif, serta
refleksi personal; sebuah pengalaman audio yang intim dan imersif, di mana ambisi dan ketenangan dapat hadir secara bersamaan,” tutur Gabriel.
Instalasi seni yang ditampilkan oleh Denza ini bisa dinikmati secara langsung dengan mengunjungi ArtMoments di AGORA Mall sampai dengan hari Minggu, 7 Juni 2026.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang