Bersinar di Liga Voli Korea, Megawati Hangestri Ungkap Cita-cita yang Pernah Ditinggalkan: Aku Gak Cocok
Bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri, kembali menjadi sorotan penggemar Liga Voli Korea setelah dipastikan akan kembali berkompetisi di V-League musim depan.
Setelah sempat diwarnai berbagai spekulasi sejak berakhirnya musim 2025/2026, Megawati akhirnya resmi melanjutkan kariernya di Korea Selatan. Pada musim V-League 2026/2027, pevoli yang akrab disapa Megatron itu akan memperkuat Hyundai Hillstate sebagai pemain kuota Asia.
Hyundai Hillstate menjatuhkan pilihan kepada Megawati untuk memperkuat tim pada musim mendatang. Di klub barunya tersebut, ia akan berduet dengan pevoli asal Amerika Serikat, Jordan Wilson, di bawah arahan pelatih kepala Kang Sung-hyung.
Megawati Hangestri
Keseriusan Hyundai Hillstate dalam merekrut Megawati terlihat dari langkah Kang Sung-hyung yang datang langsung ke Indonesia. Ia menyaksikan penampilan Megawati di final Proliga 2026 sekaligus berdiskusi dan memeriksa kondisi fisik sang pemain sebelum mengambil keputusan.
Sebelum bergabung dengan Hyundai Hillstate, Megawati mencatat perjalanan impresif bersama Red Sparks selama dua musim. Ia menjadi salah satu sosok penting yang membawa tim tersebut melaju hingga final Liga Voli Korea dan finis sebagai runner-up setelah melalui pertarungan sengit lima gim melawan Pink Spiders yang diperkuat legenda voli Korea, Kim Yeon-koung.
Bersama pelatih Ko Hee-jin dan setter andalan Yeum Hye-seon, Megawati turut mengantar Red Sparks mencatat 13 kemenangan beruntun. Penampilannya yang konsisten juga membuahkan dua penghargaan MVP putaran ketiga dan keempat, sekaligus menempatkannya dalam persaingan ketat dengan Kim Yeon-koung.
Bahkan, pengamat voli Korea, Cha Sang-hyun, pernah menjulukinya sebagai "Mega Power" berkat pengaruh besarnya terhadap permainan tim di lapangan.
Selama membela Red Sparks, Megawati juga menunjukkan kemampuannya beradaptasi dengan berbagai rekan setim. Ia sukses membangun kerja sama apik dengan Giovanna Milana maupun Vanja Bukilic di lini serang.
Di balik kesuksesannya sebagai atlet voli profesional, Megawati ternyata sempat memiliki cita-cita yang berbeda saat masih kecil. Ia mengaku pernah bercita-cita menjadi seorang polisi wanita (Polwan).
"Dulu pingin jadi Polwan, tapi seiring berjalannya waktu sudah hilang cita-citanya," ujar Megawati Hangestri dalam kanal YouTube Sport77.
"Mungkin aku gak cocok aja di jalan itu, aku lebih suka yang nggak diatur aja, aku suka yang bebas aja," sambungnya.
Setelah pindah dari Jember ke Surabaya, Megawati mulai menekuni dunia voli secara lebih serius dan menemukan jalan karier yang menurutnya lebih sesuai.
"Datang ke Surabaya, ikut voli tahun 2013, dari situ aku berpikir lebih cocok di voli daripada Polwan," katanya.
Megawati juga mengungkapkan bahwa sebenarnya ia memiliki kesempatan untuk menjadi anggota kepolisian melalui jalur atlet.
"Sebenarnya jadi Polwan bisa, karena kan banyak atlet yang juga jadi Polwan. Jadi aku udah ditawarin semua, tapi aku nggak mau," tambahnya.
Menurut Megawati, keputusannya itu diambil karena merasa karakter pribadinya tidak cocok dengan profesi tersebut.
"Aku orangnya kayak gini, nggak cocok banget aku, dari diri aku udah gak cocok," pungkasnya.
Sementara itu, Coach Riphan yang turut hadir dalam perbincangan tersebut melontarkan candaan mengenai karakter Megawati. Ia menyebut Megawati memiliki sifat yang mirip dengan komika Mamat Alkatiri, yakni berjiwa "pemberontak" dan tidak terlalu suka diatur.