Klarifikasi Aurelien Tchouameni, Bantah Pukul Federico Valverde
Aurelien Tchouameni angkat bicara untuk pertama kalinya setelah isu perkelahiannya dengan Federico Valverde ramai disorot.
Ketegangan antara Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde terjadi di fasilitas latihan Valdebebas, Kamis (7/5/2026) sore waktu setempat.
Menurut laporan yang beredar di Spanyol, ketegangan antara Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni disebut-sebut mulai terlihat saat sesi latihan pada hari Rabu.
Kedua pemain dikabarkan terlibat adu argumen di ruang ganti hingga beberapa rekan setim harus turun tangan untuk meredakan situasi.
Pada sesi latihan berikutnya, Kamis, hubungan keduanya disebut semakin memburuk. Valverde dilaporkan enggan berjabat tangan dengan Tchouameni.
Situasi tersebut semakin rumit setelah Valverde menuduh gelandang asal Prancis itu telah membocorkan informasi internal tim kepada media.
Akibat perkelahian tersebut Valverde, kabarnya harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan jahitan di kepala.
Klarifikasi Aurelien Tchouameni
Valverde telah lebih dulu angkat bicara soal keretakan hubungan dengan Tchouameni. Pemain berusia 27 tahun ini tidak menjabarkan secara rinci insiden tersebut.
Awalnya Valverde membantah bahwa dia dipukul oleh Tchouameni. Ia lebih menyebutnya sebagai pengalaman yang membuatnya "tumbuh dan dewasa".
Sementara itu, Tchouameni juga memberikan klarifikasi pertamanya mengenai masalah ini dengan menegaskan bahwa ia tidak memukul Valverde.
"Jelas, ada kejadian yang terjadi, dan hal itu bisa terlihat dan terdengar di media."
Tchouameni merasa jika media membesar-besarkan informasi tersebut dan ia menepis tuduhan telah memukul Tchouameni.
"Berita ini dibesar-besarkan karena bermain untuk Real Madrid, yang memicu reaksi besar. Banyak hal tidak benar yang diberitakan di pers."
"Saya membaca bahwa ada pertengkaran dan saya memukulnya... itu tidak benar. Saya tidak akan menjelaskan lebih lanjut," ujar Tchouameni kepada Diario AS dikutip dari Football Espana.
Federico Valverde dari Real Madrid bereaksi pada laga semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 antara Paris Saint-Germain (Perancis) dan Real Madrid (Spanyol) di di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, 9 Juli 2025.
Hubungan dengan Valverde Membaik
Insiden itu membuat keduanya dikenai denda sebesar 500.000 euro oleh klub karena perilaku indisipliner mereka.
"Yang terpenting adalah klub mengetahui apa yang terjadi. Banyak hal yang terjadi di ruang ganti tidak pernah sampai ke media," kata pemain asal Perancis itu.
Tchouameni juga menegaskan jika hubungannya dengan Valverde saat ini tidak ada masalah dan ia sangat terbuka untuk menghadapi Valverde di Piala Dunia.
"Fede dan saya memiliki tujuan yang sama: memenangkan gelar bersama Real Madrid. Tidak ada masalah."
"Dan jika kami bertemu di Piala Dunia, kami akan bersemangat untuk menang bersama timnas Prancis. Secara pribadi, saya tidak memiliki masalah dengan Valverde saat ini," ungkapnya.
Sementara itu, pihak klub Los Blancos lebih mempersoalkan kebocoran insiden tersebut ke media daripada pertengkaran itu sendiri.
Pelatih saat itu, Alvaro Arbeloa, menyatakan bahwa "yang benar-benar menyakitkan" adalah seseorang membocorkan cerita tersebut ke publik.
Presiden klub, Florentino Perez, menyampaikan hal serupa, menyatakan bahwa orang yang membocorkan insiden tersebut akan kehilangan pekerjaannya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang