Cegah Penularan Penyakit, Jemaah Haji Diimbau Tidak 'Sharing' Alat Cukur saat Tahalul
Kementerian Kesehatan Arab Saudi telah mendesak para jemaah haji untuk menghindari berbagi alat cukur selama ritual cukur rambut atau tahalul setelah menyelesaikan ibadah haji, memperingatkan potensi risiko kesehatan dan infeksi yang ditularkan melalui barang-barang pribadi.
Kementerian tersebut menyerukan kepada para jemaah untuk mengikuti pedoman kesehatan preventif selama haji, menekankan pentingnya membawa payung, minum air secara teratur, mengenakan masker wajah di tempat-tempat ramai, dan menghindari paparan langsung sinar matahari selama jam-jam sibuk di siang hari.
Otoritas Saudi telah meningkatkan kampanye inspeksi lapangan untuk mengatasi praktik pencukuran yang tidak aman dan tidak teratur di sekitar lokasi ibadah haji.
Pemeriksaan mencakup kepatuhan pekerja terhadap persyaratan kesehatan, penggunaan alat yang steril dan bahan sekali pakai, serta kebersihan dan sanitasi lingkungan di dalam dan sekitar tempat cukur, untuk memastikan lingkungan yang sehat dan aman bagi jemaah.
Kementerian tersebut mengatakan bahwa lokasi-lokasi resmi telah diperkuat dengan pengawas kesehatan dan tim inspeksi untuk meningkatkan pengawasan, mengatur layanan, dan meningkatkan efisiensi operasional selama musim haji.
Kementerian menegaskan kelanjutan operasi pengawasan selama Hari-hari Tasyrik untuk meningkatkan kualitas layanan kota dan memungkinkan para peziarah untuk melaksanakan ritual mereka dengan mudah dan tenang.
Otoritas telah memperluas langkah-langkah kesehatan masyarakat dan mitigasi panas tahun ini karena jutaan jemaah berkumpul di Mekah dan tempat-tempat suci sekitarnya untuk ibadah haji tahunan.