Komdigi Blokir Polymarket, Ini Alasan Tegas Pemerintah

Komdigi Blokir Polymarket, Ini Alasan Tegas Pemerintah
Komdigi Blokir Polymarket, Ini Alasan Tegas Pemerintah

  • Komdigi resmi memutus akses situs taruhan global Polymarket di Indonesia.
  • Pemerintah mengategorikan prediction market berbasis kripto ini sebagai praktik judi online.
  • Langkah pemblokiran ini sejalan dengan kebijakan hukum di Singapura, Brasil, hingga India.

Alasan Komdigi Blokir Polymarket Secara Total

Pemerintah menilai platform berskala internasional ini melanggar hukum positif Indonesia. Alexander Sabar menegaskan bahwa sistem tebakan berhadiah uang tetap merupakan perjudian. Meskipun platform menggunakan teknologi blockchain atau aset kripto, esensinya tidak berubah.

Tren Global Menolak Prediction Market

Tindakan tegas Indonesia ternyata senada dengan kebijakan hukum di banyak negara lain. Negara tetangga seperti Singapura, Brasil, dan India juga sudah menutup akses resmi ke platform ini.

Penurunan Drastis Angka Transaksi Judi Online

Selain itu, Komdigi juga telah mengajukan 25.214 pemblokiran rekening bank ke OJK. Angka ini merupakan akumulasi penindakan sepanjang tahun 2025 untuk menekan ruang transaksi pelaku judi online.

Dampak Nyata Setelah Komdigi Blokir Polymarket