Sunderland Hanya Butuh Empat Tahun dari Kasta Ketiga ke Liga Europa
Sunderland memastikan diri akan tampil di Liga Europa musim depan usai finis di peringkat ketujuh klasemen akhir Liga Inggris 2025-2026.
Kepastian itu diraih usai Sunderland berhasil mengalahkan Chelsea 2-1 di Stadium of Light, Minggu (24/5/2026) malam WIB.
Kemenangan The Black Cats diraih lewat Trai Hume (24') dan gol bunuh diri Malo Gusto (49'). Chelsea gagal mengejar ketertinggalan setelah hanya membalas satu gol melalui Cole Palmer (55').
Bagi The Blues, kekalahan itu menyakitkan karena sang juara bertahan Liga Konferensi tidak akan tampil di kompetisi Eropa musim depan usai finis di peringkat ke-10.
Hal tersebut sangat mengejutkan karena Sunderland berstatus tim promosi pada musim ini setelah delapan musim absen dari kasta tertinggi Liga Inggris.
Bahkan, perjalanan mereka sempat dimulai dari level yang lebih rendah lagi setelah pada periode 2018-2022 berada di League One (kasta ketiga).
Saksi Perjalanan Sunderland
Trai Hume menjadi pahlawan kemenangan Sunderland atas Chelsea yang sangat penting karena membawa mereka tampil di Liga Europa untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Menariknya, pemain asal Irlandia Utara tersebut datang ke Stadium of Light pada musim terakhir Sunderland tampil di League One pada Januari 2022.
Dia menandatangani kontrak empat setengah tahun dengan nilai 200 ribu pound dari klub asal negaranya, Linfield.
Bersama Sunderland, Hume merasakan beratnya perjuangan The Black Cats saat mampu promosi ke Championship pada musim 2022-2023.
Kembalinya Sunderland ke Championship tak semudah yang dibayangkan. Mereka bahkan berada di papan bawah pada musim 2023-2024.
Sampai akhirnya, Sunderland kembali ke Premier League setelah meraih kemenangan di final play-off Championship 2024-2025 atas Coventry City.
"Tahun lalu sangat emosional bagi saya karena bermain di Liga Premier adalah sebuah mimpi," kata Hume kepada BBC Match of the Day.
Ekspresi kecewa Granit Xhaka (tengah) dalam laga pekan ke-34 Liga Inggris 2025-2026 Sunderland vs Nottingham Forest di Stadium of Light, Sabtu (24/4/2026).
Tidak Menyangka Lolos ke Liga Europa
Sunderland hanya butuh empat tahun untuk bisa naik level dari kasta ketiga sepak bola Inggris menuju Liga Europa.
Lebih lanjut, Hume mengatakan jika dirinya tidak pernah menyangka akan berada di posisi sejauh ini dan siap berkompetisi di Eropa musim depan.
"Saya tidak menyangka kami bisa sampai di sini dan lolos ke Eropa, tetapi kami telah berhasil. Kami akan memberikan yang terbaik musim depan," jelasnya.
Empat tahun lalu, Sunderland masih bersaing dengan Wycombe Wanderers di final play-off League One dan berhasil lolos ke Championship.
Namun, semua berubah saat Regis le Bris tiba pada 2024 dengan harapan mengubah performa Sunderland yang sempat kesulitan di musim pertamanya pasca promosi ke Championship.
Pelatih asal Perancis itu membawa Sunderland lolos ke perebutan zona promosi dan berhasil lolos ke Premier League.
Sunderland mendadak jadi tim yang diwaspadai oleh klub-klub besar di Inggris karena konsistensi mereka yang rutin berada di sepuluh besar.
"Apa yang kami tunjukkan musim lalu dan musim ini adalah kebersamaan. Kami bisa ambisius, tetapi kami harus bekerja keras. Para penggemar sangat penting - mereka adalah bagian besar dari klub ini. Ini adalah sebuah komunitas dan kami bangga mewakili mereka," kata Le Bris.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang