Persipura Vs Adhyaksa FC, Dua Pelatih Puas Wasit Asing Pimpin Duel

Adhyaksa FC, Championship Liga 2 2025-2026, Persipura Jayapura, Persipura Vs Adhyaksa FC, Dua Pelatih Puas Wasit Asing Pimpin Duel

Persipura Jayapura akan menjamu Adhyaksa FC dalam laga playoff Championship Liga 2 2025-2026 di Stadion Lukas Enembe pada Jumat (8/5/2026) 15.00 WIB.

Laga krusial play-off Championship Liga 2 Persipura vs Adhyaksa FC akan dipimpin wasit FIFA asal Uzbekistan, Asker Nadjafaliev.

Penggunaan wasit asing ini bertujuan untuk menjamin fair play dan menghindari kontroversi keputusan wasit, mengingat tingginya tensi pertandingan Championship Liga 2 2025-2026 tersebut.

Penggunaan wasit asing ini disambut positif oleh Persipura Jayapura dan Adhyaksa FC. Kedua tim sama-sama tak keberatan dengan kepemimpinan Asker Nadjafaliev.

Pelatih Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan, mengatakan, tidak masalah dengan penunjukan wasit asing dan berpendapat bahwa wasit asal Uzbekistan itu punya kompetensi bagus dalam memimpin pertandingan.

"Tidak masalah dengan wasit asing karena sebelumnya kita juga pernah dipimpin wasit asal Jepang. Untuk besok wasit Uzbekistan ini juga cukup bagus saat memimpin pertandingan Borneo menghadapi Persita beberapa hari lalu," katanya dalam pers conference Kamis (7/5/2026).

Bagian dari Netralitas

Baginya, penunjukan wasit asing ini juga bagian untuk menjaga netralitas dalam pertandingan.

"Penunjukan wasit asing ini juga upaya untuk menjaga netralitas dan pemain fokus saja ke pertandingan," ujarnya.

Senada dengan itu, Pelatih Adhyaksa FC, Ade Suhendra, mengatakan, penunjukan wasit asing juga baik untuk jalannya pertandingan

"Kita setuju saja dengan penunjukan wasit asing. Semoga kepemimpinannya berjalan dengan baik bisa memberikan hasil baik untuk kedua tim," ujarnya.

Di satu sisi, Ade Suhendra juga menyatakan bahwa kepemimpinan wasit dalam negeri juga baik. Hanya saja kadang kepemimpinan wasit dalam negeri diprotes oleh tim yang kalah.

"Kita liat masih banyak yang teriak soal wasit lokal kita terutama tim yang kalah banyak mempermasalahkan kinerja wasit lokal, padahal mereka (wasit) sudah bekerja benar namun kurangnya pemahaman menganggap mereka salah," tuturnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang