"Trik" Cedera Hendra Kurniawan Saat Laga LavAni Vs Garuda Jaya

Jakarta LavAni, Hendra Kurniawan, Jakarta Garuda Jaya, ProLiga 2026, final four ProLiga 2026,

Cedera dari middle blocker Jakarta LavAni Livin Transmedia, Hendra Kurniawan, tidak membuat tim jajaran pelatih khawatir.

Sebab, asisten pelatih Jakarta LavAni, Erwin Rusni, mengatakan Hendra Kurniawan hanya melakukan "trik" cedera saat melawan Jakarta Garuda Jaya pada putaran kedua final four ProLiga 2026.

Momen Hendra Kurniawan salah jatuh saat di depan net terjadi tanpa disengaja. Akan tetapi, cederanya tidak begitu parah meski sang pemain tidak bisa lanjut bermain.

Saat momen itu terjadi, wasit meniup peluit tanda jump ball untuk menghentikan sementara pertandingan pada set kedua.

Tim medis juga sudah menyiapkan tandu di samping lapangan untuk antisipasi. Namun, Hendra bisa berdiri dengan wajah meringis dan berjalan pincang ke bangku cadangan.

Sejak saat itu, Hendra tak lagi bermain hingga LavAni menang 3-0 (25-19, 25-21, 25-18) atas Garuda Jaya. Dia digantikan Dimas Saputra.

Erwin Rusni menyebut Hendra hanya melakukan trik agar memberikan kesempatan pemain bermain dan rotasi tim.

"Dia (Hendra Kurniawan) baik-baik saja. Biasa, anak muda. Itu biar pemain yang lain main, jadi cedera dan tidak lanjut main," kata Erwin usai laga.

Pernyataan Erwin itu Jakarta LavAni diperkuat dengan komposisi pemain saat menghadapi Garuda Jaya pada putaran kedua final four ProLiga 2026, Sabtu tersebut.

LavAni mengerahkan full pemain lokal pada set kedua dan ketiga. Sementara set pertama, hanya ada Taylor Sanders yang bermain hingga technical timeout kedua.

Sementara pemain asing LavAni lainnya, Grozer Gyoergy, tidak nampak di bangku cadangan.

"Kami memang sengaja memainkan pemain cadangan untuk rotasi tim. Bukan bermaksud menyepelekan lawan, tidak. Tetapi kami ingin merotasi pemain," kata Erwin.

"Grozer tidak ada masalah. Cuma kemarin (saat lawan Bhayangkara) merasa kepanasan," jelasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang