Championship Liga 2: Garudayaksa FC Naik ke Puncak Usai Gebuk PSMS 1-0

PSMS Medan, Everton Nascimento, Garudayaksa FC, Widodo Cahyono Putro, Adhyaksa FC, Liga 2, Championship Liga 2, Championship Liga 2: Garudayaksa FC Naik ke Puncak Usai Gebuk PSMS 1-0

Garudayaksa FC merangsek naik ke puncak klasemen Grup 1 Championship Liga 2 2025-2026 usai mengalahkan PSMS Medan, Sabtu (12/4/2026).

Kemenangan atas PSMS Medan tercipta di Stadion Pakansari, Kab Bogor, berkat gol semata wayang striker Everton Nascimento pada menit ke-4.

Hasil ini diraih dengan susah payah mengingat Garudayaksa terpaksa bermain dengan 10 orang sejak pertengahan babak pertama.

Aditya Gigis melakukan pelanggaran tak perlu yang berujung kartu kuning kedua. Dia gagal mengontrol emosi saat timnya sedang unggul.

Situasi ini disoroti pelatih Garudayaksa FC, Widodo Cahyono Putro. Dia menilai para pemain seharusnya bisa mengontrol diri dan bersikap lebih dewasa.

Keberadaan teknologi VAR membuat setiap pemain harus memiliki kesadaran bahwa semua gerakan mereka terpantau. 

"Hasil ini patut kami syukuri meskipun ada beberapa catatan yang meski terus dievaluasi untuk perbaikan, terutama mengenai emosi yang bisa merugikan," kata Widodo CP.

Peringatan Widodo CP untuk Pemain

Sebelum pertandingan, Widodo mengaku sudah berembuk dengan pemain dan mewanti-wanti agar menghindari kartu kuning, apalagi kartu merah.

"Tadi ada Gigis. Kami sudah sepakat tidak ada kartu kuning hari ini maupun merah, tapi dia malah terkena kartu kuning sehingga merah," ujar Widodo.

"Saat ini kita tidak bisa seenaknya kaya dulu, kita bikin pelanggaran tidak ada review VAR. Adanya gerakan tambahan meskipun tidak sengaja itu tetap terlihat."

PSMS Medan, Everton Nascimento, Garudayaksa FC, Widodo Cahyono Putro, Adhyaksa FC, Liga 2, Championship Liga 2, Championship Liga 2: Garudayaksa FC Naik ke Puncak Usai Gebuk PSMS 1-0

Kapten Garudayaksa FC, Andik Vermansah, merebut bola dalam pertandingan Championship Liga 2 melawan PSMS Medan, Sabtu (11/4/2026).

"Jadi, saya berharap ke depannya pemain lebih dewasa dan kalau memang mau tetap di jalur atas ya sama-sama kita bekerja keras," imbuhnya.

Kehilangan satu pemain praktis membuat Widodo menggeser strategi dan memilih bertahan untuk mengamankan kemenangan.

"Dengan kekurangan pemain, saya mengubah pola formasi menjadi 4-4-1 lebih prioritas defensif dan mengandalkan serangan balik." 

"Alhamdulillah pemain bisa menjalankan dengan baik apa yang saya mau. Saya tentu berterima kasih atas perjuangannya," tandas Widodo.

Garudayaksa Geser Adhyaksa FC

Tambahan tiga poin dari laga kandang kontra PSMS mengantarkan Garudayaksa naik ke puncak klasemen sementara Grup 1 Championship Liga 2 2025-2026.

Garudayaksa mengemas 45 poin, unggul satu dari Adhyaksa FC Banten (44) yang baru akan bermain melawan Persiraja Banda Aceh nanti sore, Minggu (12/4/2026).

Meski ada potensi kembali disalip, setidaknya Garudayaksa FC telah memberikan tekanan kepada Adhyaksa FC. 

Mereka bersaing ketat memperebutkan satu tiket promosi langsung ke Super League musim depan dari jalur juara grup Championship Liga 2.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang