Inter Milan Makin Kedinginan di Puncak Usai Kandaskan Genoa
Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen Serie A usai meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Genoa dalam lanjutan pekan ke-27 yang digelar di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu dini hari WIB, 1 Maret 2026.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Nerazzurri tampil dominan sejak menit awal. Tim asuhan Simone Inzaghi langsung mengontrol penguasaan bola dan memaksa Genoa bertahan lebih dalam. Inter terlihat ingin segera bangkit setelah hasil kurang memuaskan di kompetisi Eropa, dan Serie A menjadi panggung pembuktian mereka.
Gol Indah Dimarco Buka Keunggulan
Tekanan Inter akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-31. Bek kiri andalan mereka, Federico Dimarco, mencetak gol pembuka melalui sebuah penyelesaian yang indah. Menerima umpan matang dari sisi kanan, Dimarco melepaskan tembakan voli kaki kiri yang meluncur deras ke gawang Genoa tanpa mampu diantisipasi kiper lawan.
Gol tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri Inter. Mereka terus menekan dan menciptakan sejumlah peluang tambahan melalui Lautaro Martinez dan Nicolo Barella. Namun hingga babak pertama berakhir, skor 1-0 tetap bertahan.
Calhanoglu Pastikan Kemenangan dari Titik Putih
Memasuki babak kedua, Genoa mencoba keluar dari tekanan dan sempat memberikan perlawanan melalui serangan balik cepat. Namun lini pertahanan Inter yang digalang Alessandro Bastoni dan Stefan de Vrij tampil disiplin.
Pada menit ke-70, Inter mendapatkan hadiah penalti setelah pemain Genoa melakukan pelanggaran di area terlarang. Gelandang asal Turki, Hakan Calhanoglu, maju sebagai algojo dan dengan tenang menaklukkan kiper Genoa untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Gol tersebut praktis mematikan perlawanan Genoa. Inter tetap menjaga tempo permainan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan tiga poin penting tetap berada di Milan.
Inter Makin Nyaman di Puncak
Tambahan tiga angka ini membuat Inter semakin nyaman di puncak klasemen Serie A dan memperlebar jarak dari para pesaing terdekatnya. La Beneamata kokoh di puncak dengan 67 poin dari 27 laga, unggul 13 poin dari AC Milan selaku pesaing terdekat. Konsistensi menjadi kunci keberhasilan mereka musim ini, terutama dalam memaksimalkan laga kandang.
Dengan performa yang stabil serta kedalaman skuad yang solid, Inter kini semakin difavoritkan untuk mempertahankan momentum dalam perburuan gelar Scudetto. Jadwal padat masih menanti, termasuk laga-laga penting di Coppa Italia dan duel sengit melawan rival langsung, namun kemenangan atas Genoa menunjukkan mental juara yang semakin matang.
Jika konsistensi ini mampu dipertahankan, bukan tidak mungkin Nerazzurri akan semakin “kedinginan” di puncak, meninggalkan para pesaingnya yang terus berusaha mengejar.
Susunan Pemain
Inter Milan (3-5-2): Yann Sommer; Stefan de Vrij (Yann Bisseck 67'), Carlos Augusto, Manuel Akanji; Federico Dimarco, Nicolo Barella, Piotr Zielinski (Davide Frattesi 77'), Henrikh Mkhitaryan (Hakan Calhanoglu 59'); Luis Henrique; Marcus Thuram (Pio Esposito 59'), Ange-Yoan Bony (Andy Diouf 76')
Genoa (3-4-2-1): Justin Bijlow; Leo Ostigard, Johan Vazquez, Alessandro Marcandalli; Ruslan Malinovskyi (Alex Amorim 45'), Morten Frendrup, Aaron Martin (Stefano Sabelli 85'), Mikael Ellertsson; Lorenzo Colombo (Jeff Ekhator 66'), Vitinha (Caleb Ekuban 60'), Tommaso Baldanzi (Junior Messias 66').