Ambisi Besar Vietnam Terungkap

Bursa kripto OKX.
Bursa kripto OKX.

Kedua entitas ini bergabung dengan pemegang saham pendiri VPBank Securities (VPBankS) dan LynkiD dalam struktur kepemilikan CAEX.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

OKX Ventures dan HashKey Capital, bersama dengan pemegang saham lainnya, akan menyetorkan modal pada bulan April untuk membantu CAEX memenuhi persyaratan minimum modal dasar sebesar VND10 triliun (Rp6,5 triliun) — ambang batas yang diperlukan untuk berpartisipasi dalam program pilot perdagangan aset kripto teregulasi di Vietnam.

Kemitraan ini menggabungkan kekuatan finansial dan teknologi Vietnam dengan keahlian dan pengalaman global dalam aset kripto, menciptakan pondasi yang kokoh bagi pertumbuhan CAEX dan kepatuhan terhadap peraturan hukum.

Secara spesifik, dalam peran mereka sebagai pemegang saham dan mitra strategis, OKX Ventures dan HashKey Capital akan berkolaborasi dengan CAEX untuk meneliti dan mengimplementasikan kerja sama di bidang-bidang seperti infrastruktur teknis, sistem keamanan, kepatuhan dan manajemen risiko, serta konektivitas likuiditas sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Berdasarkan ketentuan program pilot, setidaknya 65 persen dari modal dasar harus berasal dari investor institusional seperti bank, perusahaan sekuritas, atau perusahaan teknologi, sementara kepemilikan asing dibatasi maksimal 49 persen. Besaran saham masing-masing investor tidak diungkapkan secara rinci.

Vietnam menempati peringkat keempat secara global dalam Indeks Adopsi Kripto Global Chainalysis 2025. Negara ini memiliki lebih dari 20 juta pengguna kripto — sekitar satu dari lima penduduknya — dan mencatat transaksi aset digital senilai US$220 miliar (Rp3.759 triliun) dalam 12 bulan hingga Juni 2025.

Pemerintah Vietnam tengah meluncurkan kerangka regulasi komprehensif melalui program pilot yang menetapkan persyaratan ketat bagi calon penyelenggara bursa kripto, dirancang untuk membangun infrastruktur perdagangan yang aman, transparan, dan sesuai standar internasional.

Chairman and CEO CAEX, Nguyen Hong Trung, percaya bahwa kolaborasi dengan OKX Ventures dan HashKey akan membantu CAEX mengakses dan mengoperasikan platform perdagangan mata uang kripto sesuai dengan standar internasional.

"Kami berkomitmen untuk membangun bursa yang transparan, aman, dan mudah diakses di mana semua investor dapat berpartisipasi, membuka peluang, dan menikmati pengalaman dinamis di era aset digital," ungkapnya, Jumat, 10 April 2026.

Sementara Wakil Presiden Pasar Global OKX, Netero Dai, menyebut Vietnam adalah salah satu pasar aset digital paling dinamis, dengan tingkat familiaritas pengguna yang tinggi dan arah yang jelas terkait kerangka hukum.

"Kemitraan dengan CAEX menunjukkan misi kami untuk membangun lingkungan yang aman dan andal bagi pengguna untuk memperdagangkan aset kripto," jelas dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun CEO HashKey Exchange Business Group, Haiyang Ru, mengklaim jika Vietnam adalah salah satu pasar aset digital yang paling dinamis dan menjanjikan di Asia.

Kondisi ini menciptakan lingkungan yang ideal untuk generasi bisnis aset digital berlisensi berikutnya. "Kami merasa terhormat dapat bermitra dengan CAEX untuk mengejar visi jangka panjang tentang transparansi, pembangunan berkelanjutan, dan kepercayaan di seluruh pasar," papar Ru.