Dari Dicemooh hingga Bangkit, Maguire Akui Tekanan di MU Terlalu Besar

Man United, Dari Dicemooh hingga Bangkit, Maguire Akui Tekanan di MU Terlalu Besar

Harry Maguire mengungkapkan tekanan besar saat membela Manchester United.

Ia menilai tidak semua pemain mampu menghadapi sorotan tinggi di Man United.

Maguire mengatakan banyak pemain kesulitan beradaptasi dengan ekspektasi besar.

Ia melihat beberapa rekan setim gagal menunjukkan performa terbaik karena tekanan publik.

“Saya melihat banyak pemain datang ke klub ini dan terus terang, ini terlalu besar bagi mereka,” kata Maguire, dilansir dari The Guardian, Kamis (9/4/2026).

Ia menjelaskan setiap kesalahan akan langsung disorot. Analisis datang dari berbagai pihak, termasuk mantan pemain.

Situasi ini membuat tekanan semakin berat bagi pemain baru.

“Mata tertuju pada Anda, pengawasan, analisis. Setiap gol yang tercipta, itu kesalahan seseorang."

"Akan ada mantan pemain yang membicarakannya. Itu hanya bagian dari bermain untuk klub ini,” kata bek MU tersebut.

Masa Sulit Maguire di MU

Maguire bergabung dengan United pada 2019 dari Leicester City dengan nilai transfer besar.

Ia kemudian dipercaya menjadi kapten pada 2020 oleh Ole Gunnar Solskjær.

Namun, performanya sempat menurun. Posisi utama hilang saat era Erik ten Hag. Ia juga hampir pindah ke West Ham United pada 2023.

Maguire mengaku masa sulit tersebut cukup berat. Ia bahkan sempat mendapat kritik tajam dari publik.

“Sampai pada titik di mana itu benar-benar sangat rendah, ejekan dan pelecehan – jika Anda ingin menyebutnya pelecehan – sehingga hanya ada satu jalan yang bisa ditempuh,” ungkap Maguire.

Ia menegaskan pengalaman seperti itu bisa membuat pemain lain menyerah lebih cepat.

“Mungkin. Saya pikir akan ada banyak yang mungkin ingin menutup buku dan pergi ke tempat lain dan memulai kembali karier mereka.”

Bangkit dan Kembali Jadi Andalan

Man United, Dari Dicemooh hingga Bangkit, Maguire Akui Tekanan di MU Terlalu Besar

Selebrasi Harry Maguire dalam laga babak keempat Piala FA 2024-2025 antara Man United vs Leicester di Old Trafford pada 7 Februari 2025. (Photo by Oli SCARFF / AFP)

Meski menghadapi banyak tekanan, Maguire mampu bangkit. Ia kembali mendapat kepercayaan dan tampil konsisten di lini belakang.

Pemain berusia 33 tahun itu kini kembali jadi bagian penting tim. Ia juga baru saja memperpanjang kontrak bersama MU.

Menurutnya, sikap tidak terlalu mempedulikan kritik menjadi kunci untuk bertahan.

Ia fokus pada permainan dan kontribusi di lapangan.

Maguire menilai tim kini berada di jalur yang tepat untuk berkembang. Ia optimistis peluang meraih trofi masih terbuka.

“Musim depan, jika kita melihat ke depan, saya pikir kita harus berada di posisi di mana jika kita melakukan perekrutan dengan benar dan semuanya positif dari sekarang hingga akhir musim dan kita terus berada di jalur yang benar, tidak ada batasan untuk pencapaian kita."

"Kita harus masuk dalam pembicaraan untuk memenangkan trofi-trofi besar,” tegasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang